Artikel

Ketika Lelah Menjadi Ladang Berkah: Kisah dari Perjalanan Ziarah
Berita, Feature

Ketika Lelah Menjadi Ladang Berkah: Kisah dari Perjalanan Ziarah

“Berziarah bukan sekadar berkunjung ke makam, tetapi juga perjalanan hati untuk mengenal diri, mengenang perjuangan, dan mendekat kepada Ilahi.” Beberapa waktu lalu, saya dan tim mendapat amanah yang cukup menantang sekaligus menyenangkan mendampingi rombongan santriwati PP Nurul Ummah Putri dalam kegiatan ziarah wali dan wisata religi. Sekilas terdengar sederhana, tapi ternyata banyak hal menarik, lucu, bahkan mengharukan yang saya alami selama perjalanan itu. Sejak jauh-jauh hari, kami—tim panitia telah disibukkan dengan berbagai persiapan. Mulai dari menentukan jadwal keberangkatan, memesan bus, menyiapkan konsumsi, hingga membagi kelompok. Semua diatur dengan cermat, sebab membawa rombongan santriwati tentu memerlukan perhatian dan tanggung jawab yang ekstra. Malam sebelum...
Rekap Ziarah Day Two: Dari Makam ke Makna, Refleksi Spiritual Santri di Tanah Wali
Berita, Feature

Rekap Ziarah Day Two: Dari Makam ke Makna, Refleksi Spiritual Santri di Tanah Wali

Dokumentasi: Media Ardes Tour YKD - Minggu, (26/10). Dini hari yang amat berbeda bagi santri PP Nurul Ummah Putri, yang biasanya tak lepas dari aktivitas di bawah atap pesantren, kini para santri disuguhi sejuknya udara Bukit Giri lengkap dengan riuh rendah suara tukang ojek beserta derum motornya. Pukul 00.40 WIB, rombongan ziarah PP Nurul Ummah Putri tiba di makam Sunan Giri, Gresik, tempat tujuan kelima setelah sebelumnya singgah di beberapa destinasi yang juga berada di Jawa Timur. Rombongan dengan lima armada bus ini tiba di area parkir makam Sunan Giri di waktu yang sama. Sayangnya, jarak area parkir dengan area pemakaman terpaut cukup melelahkan jika ditempuh dengan jalan kaki. Sehingga mempertimbangkan efisiensi waktu dan tenaga, para santri menggunakan jasa ojek dengan harga ya...
Rekap Ziarah Day One: Langit Jawa Timur, Dari Panas Hingga Berawan
Berita, Feature

Rekap Ziarah Day One: Langit Jawa Timur, Dari Panas Hingga Berawan

YKD - Sabtu (25/10), pagi-pagi sekali, penghuni Pondok Pesantren Nurul Ummah Putri sudah terdengar ramai. Mulai dari kamar yang dipenuhi tas dan barang-barang, sampai halaman kamar mandi yang penuh dengan kalimat, “Terakhir kamar mandi, sinten?”, “Ngebar, ya, Mbak,” dan sebagainya. Terlihat gambaran suasana perjalanan yang asyik akan dimulai. Setelah jamaah Subuh, deru suara bus mulai terdengar. Jas merah marun dan jilbab cokelat nan indah itu mewarnai Pendopo Al-Khadijah, duduk mendengarkan pesan dari pengasuh, K.H. Munir Syafaat. Melalui pengeras suara, Abah Munir memberi pesan kepada para santriwati dalam menyikapi aktualisasi ziarah. “Ziarah para kiai, ulama, dan auliya ini diniatkan lillāhi ta‘ālā — semata-mata untuk mencari ridha Allah SWT, mendekatkan diri kepada-Nya dengan me...
Santri Sebagai Agent of Change: Semarak Hari Santri 2025 di Pondok Pesantren Nurul Ummah Putri
Berita, Feature

Santri Sebagai Agent of Change: Semarak Hari Santri 2025 di Pondok Pesantren Nurul Ummah Putri

YKD — Dalam semangat memperingati Hari Santri Nasional 2025, Pondok Pesantren Nurul Ummah Putri menggelar serangkaian kegiatan bertajuk “Santri sebagai Agent of Change dalam Mengawal Kemerdekaan Indonesia Menuju Peradaban Dunia”. Rangkaian acara berlangsung meriah sejak Ahad (19/10) hingga Selasa (21/10), diikuti oleh seluruh santri dengan penuh antusias dan semangat kebersamaan. Kegiatan pertama yang menjadi pembuka perayaan Hari Santri tahun ini adalah Lomba Cerdas Cermat Antar-Kompleks pada Ahad (19/10). Lomba tersebut berlangsung seru dan menggembirakan, menampilkan kemampuan intelektual santri di bidang keagamaan, pengetahuan umum, dan kebangsaan. Hasil akhir menunjukkan bahwa Kompleks Nurussalam SMA berhasil meraih Juara 1, disusul oleh Kompleks Aisyah sebagai Juara 2, Kompleks Ha...
Sinergi Umaro dan Ulama di Hari Santri: Gotong Royong Bersih-Bersih Pondok di Kota Yogyakarta
Berita, Feature

Sinergi Umaro dan Ulama di Hari Santri: Gotong Royong Bersih-Bersih Pondok di Kota Yogyakarta

YKD – Jumat (17/10), suasana di Pondok Pesantren Kotagede Hidayatul Mubtadi-ien tampak lebih ramai dari biasanya. Matahari belum naik terlalu tinggi, tetapi para santri sudah bersiap menyambut kedatangan tamu-tamu penting. Dengan pakaian rapi dan wajah penuh semangat, mereka berbaris rapi di halaman pondok, menyapa setiap rombongan yang datang dengan senyum hangat. Tak lama kemudian, Wali Kota Yogyakarta, Dr. (H.C.) dr. H. Hasto Wardoyo, Sp.OG (K), hadir untuk membuka secara resmi kegiatan Reresik Pondok Pesantren, agenda bersih-bersih pondok yang dilaksanakan serentak di lima pesantren di Kota Yogyakarta. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2025. Reresik Pondok Pesantren bukan sekadar aksi kebersihan, melainkan juga menjadi momentum...
Harlah ke-15 PPKHM Jogja Jadi Momentum Kebangkitan Santri dan Pesantren
Berita

Harlah ke-15 PPKHM Jogja Jadi Momentum Kebangkitan Santri dan Pesantren

Sumber: Dokumentasi panitia YKD - Peringatan Hari Lahir ke-15 Pondok Pesantren Kotagede Hidayatul Mubtadi-ien (PPKHM) Yogyakarta berlangsung meriah di halaman Pondok Pesantren Nurul Ummah Putri, Kamis (16/10). Acara akbar tahunan ini menjadi puncak dari rangkaian peringatan Harlah ke-15 yang telah dimulai sejak 2 Oktober 2025, sekaligus menjadi bagian dari semarak Hari Santri Nasional 2025. Jamaah tampak memadati area acara sejak sore hari. Panitia memperkirakan jumlah hadirin mencapai lebih dari seribu orang, terdiri atas para santri, alumni, masyarakat umum, serta tamu undangan dari berbagai daerah. Sejumlah pejabat pemerintah, baik dari unsur sipil, TNI, maupun Polri, turut hadir memberikan dukungan. Tak ketinggalan, para kiai, nyai, dan sejumlah tokoh juga menghadiri acara ini, m...
Merajut Kebersamaan di Pra-Harlah ke-15 Pondok Pesantren Kotagede Hidayatul Mubtadi-ien
Berita

Merajut Kebersamaan di Pra-Harlah ke-15 Pondok Pesantren Kotagede Hidayatul Mubtadi-ien

Suasana pentas seni, salah satu rangkaian pra-harlah PPKHM YKD — Dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-15, Pondok Pesantren Kotagede Hidayatul Mubtadi-ien menggelar serangkaian kegiatan pra-harlah yang berlangsung selama dua pekan. Kegiatan ini melibatkan seluruh santri, guru, alumni, dan masyarakat sekitar dengan penuh semangat kebersamaan dan kekhidmatan. Rangkaian kegiatan dibuka dengan Fun Futsal pada 3 Oktober 2025 di Bardoso Happy Futsal. Acara ini diikuti oleh para santri mahasiswa dan menjadi ajang mempererat solidaritas di antara mereka. Keesokan harinya, giliran santri pelajar Nurul Ihsan yang memeriahkan lapangan futsal di tempat yang sama. Suasana penuh antusias dan semangat kebersamaan mewarnai dua hari pertama kegiatan. Berikutnya di tanggal 4 Oktober mala...
Antara Kebebasan Pers dan Etika Jurnalistik: Ketika Pesantren Dijadikan Komoditas Konten
Opini

Antara Kebebasan Pers dan Etika Jurnalistik: Ketika Pesantren Dijadikan Komoditas Konten

Beberapa waktu terakhir, dunia pesantren lagi-lagi jadi bahan obrolan publik. Entah kenapa, setiap kali ada isu soal pesantren, masyarakat seperti terbagi dua: yang benar-benar paham dan yang cuma ikut-ikutan rame. Mulai dari tuduhan soal “feodalisme pesantren”, kasus kekerasan seksual yang bikin miris, sampai musibah robohnya musholla Pondok Pesantren Al-Khoziny yang sempat bikin linimasa penuh ucapan duka. Belum sempat napas, eh, muncul lagi tayangan “Xpose Uncensored” di Trans7 tanggal 13 Oktober 2025 yang menyorot kehidupan pesantren dan beberapa sosok Kyai dan Bu Nyai.  Terdapat sosok KH. Anwar Manshur, pendiri Pesantren Hidayatul Mubtadi’at Lirboyo. Tayangan yang disiarkan pada 13 Oktober 2025 itu memicu kegaduhan public khususnya Masyarakat peaantren karena dianggap menampilkan n...
3 Dawuh Ibu, Pengingat di Kala Sendu
Bilik Santri

3 Dawuh Ibu, Pengingat di Kala Sendu

Potret Ibu Nyai Hj. Barokah Nawawi sedang memberikan prakata dalam acara OP3 PPNU-Pi 2025 (Sumber: Dokumentasi Media) Bagi sebagian orang, kalimat hanyalah susunan kata. Akan tetapi, bagi sebagian yang lain, kalimat adalah ramuan manjur untuk mengobati hati yang lara.  Rasanya, menulis dawuh tiap pertemuan dengan guru adalah hal yang paling kutunggu. Bukan ingin dianggap rajin karena membawa mangsi dan secuil kertas tiap ada majelis, tapi sadar diri saja: penyimpanan otakku tak secanggih ChatGPT. Selain bermanfaat bagi diri sendiri, tulisan itu ternyata juga dinanti salah satu divisi untuk dicantumkan pada merchandise acara rutin pondok tercinta. Oleh karena itu, sebagai pengingat, di bawah ini adalah “dawuh guru” yang bisa kita simpan dalam qolbu, dijadikan bait-bait tingkah...
Seni Ber-bandongan
Esai, Ilmiah

Seni Ber-bandongan

sumber: dok. redaktur Tidak, di sini saya tidak sedang membahas terkait adab-adab ber-bandongan. Saya pun masih belajar, masih memiliki banyak kekurangan secara etik. Tetapi saya ingin bebagi seni bagaimana kita ber-bandongan, melihat Bandongan memiliki karakteristik tersendiri. Kenapa kita kesulitan memahami bahasan dalam pembelajaran, terkhusus dalam Bandongan? Apakah ilmunya yang tak sampai? Atau kita yang memang tidak menggapai? Keduanya berpotensi terjadi. Meski demikian, kita tetap bisa berusaha untuk memaksimalkannya. Jika adab didefinisikan sebagai aktivitas yang berbasis teladan ataupun tulisan Ulama yang bersumber dari Rasulullah Saw. Maka tentu adab-adab berbandongan (ta'allum atau mengaji kepada guru) sudah banyak ditulis oleh para Ulama. Tulisan ini bukan untuk mengul...