Opini

Sering Ribut karena Batal Wudhu Tersentuh Pasangan? Ini Pandangan Fikihnya
Esai, Opini

Sering Ribut karena Batal Wudhu Tersentuh Pasangan? Ini Pandangan Fikihnya

Sumber: pinterest.com/patimatismailova04 Dalam kehidupan rumah tangga, ada satu momen sederhana yang sering kali memicu pertengkaran: saat suami atau istri baru saja berwudhu, lalu tanpa sengaja kulit mereka bersentuhan. ​Seketika timbul perdebatan klasik yang terus berulang, loh kog disentuh sih batal kan wudhu lagi ini. Jika kejadian ini hanya sekali tentu tidak akan ada pertengkaran kecil, namun bagaimana jika sering terjadi? Bukan tidak mungkin karena kita tinggal satu rumah dengan istri tentu gesekan, senggolan atau sentuhan tidak dapat dihindari, niat hati menjaga wudhu malah batal, baru selesai wudhu wajah masih basah tanpa sengaja tersentuh lagi. Muncul pertanyaan klasik yang membingungkan: Aduh, batal tidak sih sebenarnya ini, gara-gara batal wudhu mala...
Tradisi Penuh Makna: 40 Hari Tanpa Disambang
Opini

Tradisi Penuh Makna: 40 Hari Tanpa Disambang

Sumber: Generated AI Bagi santri baru, aturan “tidak boleh dijenguk orang tua selama 40 hari” mungkin terasa berat, bahkan bisa membuat sebagian dari mereka ingin menyerah di awal. Di pondok kami, Nurul Ummah Putri Kotagede, berlaku aturan bahwa santri tidak diperbolehkan menerima izin kunjungan sebelum genap 40 hari sejak izin sebelumnya. Tradisi yang masih dijaga di banyak pesantren ini bukan tanpa alasan. Empat puluh hari pertama dipandang sebagai masa terbaik bagi santri untuk beradaptasi dengan lingkungan baru, membiasakan diri dengan jadwal pesantren, mengenal teman-teman, sekaligus belajar hidup mandiri tanpa selalu bergantung pada keluarga. Harapannya, santri dapat lebih fokus menata niat, menikmati proses belajar, serta mengurangi keinginan untuk terus pulang atau bergantung pa...
Apa pun Tentang Film Pesta Babi
Opini, Resensi

Apa pun Tentang Film Pesta Babi

Sumber: Jubi.id Jagad maya kembali lagi ramai dengan perbincangan hangat mengenai sebuah tontonan yang mampu membuat resah pemerintah, bahkan beberapa pengusaha. Tidak se-konyol paranoid terhadap anime One Piece yang terjadi tahun lalu. Kali ini, sebuah film dokumenter yang cukup serius berhasil mendokumentasikan gambaran kolonialisme yang masih eksis pada era modern ini di Indonesia, tepatnya di tanah Papua. Secara ironis, bukan lagi bangsa lain yang bisa kita gugat atau harus dilawan. Siapakah yang harusnya bertanggung jawab atas kolonialisme yang terjadi di tanah Papua? Film “Pesta Babi” yang akan menjawab dan menjelaskannya secara mendalam. TENTANG FILM Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita adalah film dokumenter investigatif hasil kolaborasi dua sutradara lintas generasi,...
Makan Bergizi Gratis Mengubur Kesejahteraan Guru Honorer
Esai, Opini

Makan Bergizi Gratis Mengubur Kesejahteraan Guru Honorer

(Ilustrasi: gambar hasil generate AI) Dalam dunia pendidikan, guru menjadi pionir penting dalam membantu jalannya suatu pembelajaran. Menurut Kyriacou (2009) terdapat dua unsur pokok dalam pembelajaran yang efektif, yakni guru harus memiliki suatu gagasan yang jelas mengenai tujuan belajar yang diharapkan serta pengalaman belajar yang direncanakan dan disampaikan dapat tercapai. Dua unsur tersebut memiliki kaitan yang erat dengan seorang guru. Guru memiliki tugas untuk menciptakan pembelajaran yang efektif bagi peserta didik, mendidik, melatih, serta membimbing peserta didik dalam proses belajarnya. Terkadang seorang guru juga memiliki tugas tambahan dalam lembaga kependidikan, apabila guru tersebut mengemban amanah lain yang diberikan kepadanya seperti menjadi seorang kepala sekolah...
Semakin Pandai, atau Semakin Merasa Pandai?
Opini

Semakin Pandai, atau Semakin Merasa Pandai?

Sumber: Dokumentasi pribadi Catatan di Tepi Zaman yang Kehilangan Rumongso Tidak pernah dalam sejarah manusia, informasi sebanyak ini bisa diakses semudah ini. Satu ketukan jari dan kamu bisa membaca laporan ilmiah dari universitas terkemuka di dunia. Satu scroll pendek dan kamu sudah "tahu" tentang konflik geopolitik, teori fisika kuantum, atau resep masakan tradisional dari negeri yang belum pernah kamu kunjungi. Kita hidup di puncak gunung informasi. Yup! Abad ke 20. Tapi anehnya, justru di puncak inilah kita mulai kehilangan sesuatu yang jauh lebih tua dari teknologi, yakni kemampuan untuk merasa belum tahu. Di akhir penghujung tahun 2025, untuk pertama kalinya secara masif, ketika ramainya berita tentang peperangan antara Iran dengan Amerika Serikat, manusia tidak bisa ...
Sparks yang Tak Pernah Padam: Percikan Kecil sebagai Tumpuan Pertahanan
Esai, Opini

Sparks yang Tak Pernah Padam: Percikan Kecil sebagai Tumpuan Pertahanan

Sumber: LPDP (2025) Tulisan ini merupakan bagian dari E-Book Antologi Mental Resilience Awardee LPDP 2025 bertajuk “Cerita Awardee: Bangkit Demi Mimpi dan Misi”. Lebih dari sekadar kumpulan kisah, buku ini adalah ruang bersama bagi para pejuang yang pernah jatuh, patah, dan hampir menyerah, namun memilih untuk tetap melangkah. Kisah ini bukan hanya tentang saya, tetapi juga tentang banyak orang hebat lainnya yang berani mengambil keputusan untuk terus maju, hingga akhirnya dipertemukan dalam satu keluarga besar, yaitu Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Berasal dari latar belakang dan perjuangan yang berbeda, kami dipersatukan oleh satu tujuan yang sama, yakni memperjuangkan pendidikan. Belakangan ini, media sosial ramai membicarakan tentang sparks, percikan kecil yang membuat sese...
Awal Waktu Itu Perlu, Bukan Sekadar ‘Kalau nggak kesusu’
Opini

Awal Waktu Itu Perlu, Bukan Sekadar ‘Kalau nggak kesusu’

Sumber: Pinterest Satu hal yang sempat terlintas di benak kala lagi kritis-kritisnya dengan kehidupan adalah tentang bagaimana membuktikan kepada dunia bahwa gen Z itu sholat subuhnya nggak jam 6, sholat dzuhurnya nggak jam 2, sholat asharnya nggak jam 5, dan sholat maghribnya nggak jam 7. Saya serahkan ke pembaca mau meneruskan sampai bawah atau tidak, yang jelas, ini akan berisi hal-hal sok iya dengan maksud utama refleksi pribadi. Pertanyaannya, kenapa ingin membuktikan? Kalau dikatakan gengsi mungkin bisa jadi. Ternyata diri ini masih punya sisi ingin menjaga citra baik terlebih karena membawa label seorang santri. Atau mungkin malu juga. Karena ada suatu waktu ketika merasa dibandingkan dengan orang tua yang lebih disiplin dalam hal sholat di awal waktu. Meskipun zaman sekarang ...
Harga Bersahabat, Rasa Juara: Rekomendasi Pecel Lele Ala Santri Nurul Ummah Putri di Kotagede
Opini

Harga Bersahabat, Rasa Juara: Rekomendasi Pecel Lele Ala Santri Nurul Ummah Putri di Kotagede

Sumber: Pinterest Pecel lele adalah salah satu makanan yang digemari warga Jogja dan sudah menjamur dimana-mana. Penyebutan nama pecel lele sendiri sangat beragam seperti penyetan, bakaran, lalapan dan bahkan warung lamongan. Jika kamu berkunjung ke Jogja dan khususnya Kotagede, beberapa warung berikut menyediakan menu dengan khas goreng dan bakar, makanan ini sangat direkomendasikan untuk dikunjungi. Rekomendasi ini berdasarkan pengalaman para santri Nurul Ummah Putri yang kebetulan bingung untuk membeli makanan dan ujung-ujungnya adalah warung pecel lele. Jika kamu seorang santri dan kebetulan termasuk kaum mendang mending, coba kunjungi beberapa warung berikut: Pecel Lele Mas Bro Pecel lele mas bro merupakan warung yang sangat recommended untuk dicoba. Pecel lele ini bertempa...
Pendidikan dan Literasi: Bekal Perempuan dalam Berperan
Esai, Opini

Pendidikan dan Literasi: Bekal Perempuan dalam Berperan

Sumber: Generated AI “Pendidikan bukan hanya tentang gelar, tetapi juga cara berpikir dan mengambil tindakan.” Kalimat ini disampaikan oleh Lurah Pondok Pesantren Nurul Ummah Putri dalam sebuah pembuka agenda talkshow interaktif, dan menjadi penegasan bahwa pendidikan bukan sekadar capaian akhir, melainkan proses panjang yang membentuk kesadaran dan sikap. Pemikiran tentang pendidikan dan literasi digital, sebagaimana disampaikan oleh Prof. Alimatul Qibtiyah, menunjukkan bahwa dua hal ini merupakan fondasi penting bagi perempuan di tengah arus informasi yang serba cepat dan viral. Pendidikan memberi kerangka berpikir, sementara literasi membantu memilah, memahami, dan merespons informasi secara kritis. Ṭalabul ‘ilmi farīḍatun ‘alā kulli muslimin wa muslimatin (طلب العلم فريضة على ...
Musibah: “Hadiah Eksklusif” bagi Manusia yang Gemar Maksiat?
Esai, Opini

Musibah: “Hadiah Eksklusif” bagi Manusia yang Gemar Maksiat?

https://pngtree.com Desember, D-nya “ditinggal ndekne pas lagi serius-seriuse ngapalke 1002 bait alfiyah” (di-ghosting doi tatkala serius menghafal 1002 bait alfiyah), masyaallah tabarakallah hehe. Kalau dalam peribahasa Jawa, Desember memiliki arti “deres-derese sumber” (deras-derasnya sumber/mata air). Seperti yang kita tahu, bulan Desember sudah pasti dihiasi miliaran tetes air hujan yang mengguyur manusia-manusia hopeless romantician dengan seribu quotes galaunya. Sedang bagi beberapa manusia yang lain, hujan di bulan Desember menjadi sebuah alarm akan datangnya musibah tahunan yang selalu menghantui mereka. Tragedi Beberapa waktu yang lalu, komplek belakang Ponpes Kotagede Hidayatul Mubtadi-ien ikut runtuh bersama derasnya hujan yang menerpa malam itu. Syukurnya, hanya bagian...