Kajian

Rahasia Menyempurnakan Bersuci: Panduan Lengkap Sunnah-Sunnah Wudhu Menurut Para Ulama Fikih (Part 2)
Fiqih - Ushul Fiqih, Kajian

Rahasia Menyempurnakan Bersuci: Panduan Lengkap Sunnah-Sunnah Wudhu Menurut Para Ulama Fikih (Part 2)

Sumber: Generate AI Kesunahan saat mengusap kepala Mengusap kepala tidak hanya sebatas membasahi sebagian rambut, melainkan ada tata cara sempurna yang diajarkan: Mengusap Seluruh Kepala dan Berdoa Disunnahkan mengusap seluruh bagian kepala. Teknisnya, letakkan kedua ibu jari di pelipis dan pertemukan kedua jari telunjuk di bagian depan kepala. Lalu, usapkan kedua tangan bergerak dari bagian depan ke belakang kepala, kemudian ditarik kembali ke depan. Namun, jika rambut sangat pendek atau sangat panjang (seperti rambut Wanita, tangan tidak perlu dikembalikan lagi ke depan). Lafadz doa mengusap kepala:   اللَّهُمَّ غَشِّنِي بِرَحْمَتِكَ، وَأَنْزِلْ عَلَيَّ مِنْ بَرَكَاتِكَ، وَأَظِلَّنِي تَحْتَ ظِلِّ عَرْشِكَ يَوْمَ لَا ظِلَّ إِلَّا ظِلُّكَ اللَّهُمَّ حَرِّمْ...
Rahasia Menyempurnakan Bersuci: Panduan Lengkap Sunnah-Sunnah Wudhu Menurut Para Ulama Fikih (Part 1)
Fiqih - Ushul Fiqih, Kajian

Rahasia Menyempurnakan Bersuci: Panduan Lengkap Sunnah-Sunnah Wudhu Menurut Para Ulama Fikih (Part 1)

Sumber: Generate AI SYIAR FIKIH: Mas Abdul Wahid menjelaskan puluhan amalan sunah sunah wudhu kepada jamaah kajian rutin di Masjid Yasmin 2, Rejosari Rejowinangun Kotagede (Foto : Tim Media Komplek Tahfidz Mambaul Ihsan) Wudhu bukan sekedar ritual pembuka sebelum menunaikan ibadah sholat. Lebih dari itu, bersuci merupakan sarana pembersihan jiwa dan raga yang memiliki kedudukan amat mulia dalam syariat islam. Syariat tidak hanya mengatur rukun atau kewajiban utama dalam berwudhu, melainkan juga menyediakan deretan amalam sunnah untuk melengkapi keutamaan serta menyempurnakan pahala seorang hamba. Pembahasan mengenai cara menyempurnakan bersuci ini menjadi fokus materi dalam kajian rutin malam Jum'at di masjid Yasmin Rejosari, Rejowinangun, Kotagede. Kajian kitab fikih yang men...
Jangan Ngoyo Mengubah Santri, Nanti yang Berubah Justru Emosimu Sendiri
Kajian, Tafsir - Hadis

Jangan Ngoyo Mengubah Santri, Nanti yang Berubah Justru Emosimu Sendiri

(Sumber: Generate AI) Suatu ketika menjelang subuh, saya kejatah piket membangunkan santri-santri pelajar. Nyalain lampu, pelan-pelan menepuk badan mereka. “Bangun-bangun, subuh-subuh,” ucap saya sambil melihat tingkah mereka yang bermacam-macam versi. Yang kaki ketemu muka temannya, mungker seperti udang, dan sebagainya. Mulai versi sabar, sampai versi ngamuk-ngamuk karena tak bangun-bangun juga pernah. Kami tiap hari begitu. Bangunin santri, ngajar, jadi imam, mengawasi kegiatan, sampai bagian “oprak-oprak”. Belum selesai di situ. Di luar pondok, kami ada yang kerja, juga kuliah.Kalau dihitung-hitung, waktu istirahat itu bukan kebutuhan, tapi kemewahan. Dan di antara semua itu, ada satu ujian yang bikin emosi: menghadapi santri bandel. Yang kalau dinasihati iya-iya, ...
Isra’ Mi’raj: Keserupaan Pengalaman Nabi Muhammad SAW dan Nabi-Nabi Terdahulu
Kajian

Isra’ Mi’raj: Keserupaan Pengalaman Nabi Muhammad SAW dan Nabi-Nabi Terdahulu

Sumber: id.pinterest.com/vecteezy Isra' Mi'raj merupakan salah satu pengalaman luar biasa Nabi Muhammad SAW yang sarat akan makna. Dari peristiwa tersebut, sholat lima waktu disyariatkan dengan cara yang sangat istimewa. Karena peristiwa tersebut pula Rasulullah dapat meredam kesedihannya setelah dua sosok yang sangat beliau cintai meninggal dunia. Kronologi perjalanan lintas negara dan lintas alam ini telah banyak diceritakan dalam hadits, salah satunya hadits yang diriwayatkan oleh sahabat Anas bin Malik yang tercantum dalam Sunan Nasa'i. Hadits panjang ini menceritakan kronologi Isra' dan Mi'raj Nabi Muhammad yang menempuh tujuh langit serta bertemunya beliau dengan nabi-nabi terdahulu. Secara tidak langsung, hadits tersebut juga memberikan informasi bahwa Rasulullah tidak bertemu...
Dimensi Makna Spritual dan Sosial Saat Wukuf di Arafah
Kajian, Tasawuf - Akhlak

Dimensi Makna Spritual dan Sosial Saat Wukuf di Arafah

https://pin.it/2AykkeWtV Duyufurrahman yang dirahmati Allah SWT. Jutaan Jamaah haji dari berbagai negara dan seluruh penjuru dunia besok pada hari Rabu, 8 Dzulhijjah 1446 H atau bertepatan tanggal 4 Juni 2025 M akan didorong dan diberangkatkan dari Makkah menuju Arafah secara serentak. Dan Akan dilaksanakan wukuf pada hari Kamis, 9 Dzulhijjah 1446 H/5 Juni 2025 M. Kemudian dalam pelaksanaannya ketika di Arafah, prosesi wukuf itu sendiri dimulai saat waktu (Zawali al-Syamsi) ketika matahari tergelincir hingga jelang terbenam. Setelah mendengar khutbah wukuf serta melaksanakan shalat Dzuhur dan Ashar berjamaah secara jamak taqdim, kemudian semua jamaah haji (bertaqarub) mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui berbagai ritual yang bisa mereka jalankan, mulai dari berdzikir, istighfar,...