Artikel

Tradisi Penuh Makna: 40 Hari Tanpa Disambang
Opini

Tradisi Penuh Makna: 40 Hari Tanpa Disambang

Sumber: Generated AI Bagi santri baru, aturan “tidak boleh dijenguk orang tua selama 40 hari” mungkin terasa berat, bahkan bisa membuat sebagian dari mereka ingin menyerah di awal. Di pondok kami, Nurul Ummah Putri Kotagede, berlaku aturan bahwa santri tidak diperbolehkan menerima izin kunjungan sebelum genap 40 hari sejak izin sebelumnya. Tradisi yang masih dijaga di banyak pesantren ini bukan tanpa alasan. Empat puluh hari pertama dipandang sebagai masa terbaik bagi santri untuk beradaptasi dengan lingkungan baru, membiasakan diri dengan jadwal pesantren, mengenal teman-teman, sekaligus belajar hidup mandiri tanpa selalu bergantung pada keluarga. Harapannya, santri dapat lebih fokus menata niat, menikmati proses belajar, serta mengurangi keinginan untuk terus pulang atau bergantung pa...
Bedah Novel “Samarkand”: Menelusuri Manuskrip Rubaiyat dalam Dua Zaman
Resensi

Bedah Novel “Samarkand”: Menelusuri Manuskrip Rubaiyat dalam Dua Zaman

(Sumber: id.pinterest.com/forgedbybooks) Samarkand adalah novel sejarah karya Amin Maalouf (1988) yang menghubungkan dua zaman lewat satu benang merah: manuskrip asli Rubaiyat karya Omar Khayyam. Bagian pertama berlatar Persia abad ke-11, mengisahkan pertemuan Khayyam—matematikawan dan astronom—dengan Hassan-i Sabbah, pendiri sekte Assassins. Bagian kedua melompat ke abad ke-20, mengikuti perjalanan manuskrip itu hingga akhirnya tenggelam bersama RMS Titanic pada 1912. Maalouf tidak menulis biografi Khayyam secara literal. Ia meramu narasi fiksional yang membingkai puisi-puisi Khayyam ke dalam konflik politik dan teologis zamannya, memakai tokoh nyata seperti Khayyam, Sabbah, dan Nizam al-Mulk untuk menunjukkan bagaimana sebuah karya bisa bertahan lebih lama daripada penciptanya—dan ...
Doa Abah di Haul Situbondo, Ada Pesan Lain yang Terselip di Dalamnya
Bilik Santri

Doa Abah di Haul Situbondo, Ada Pesan Lain yang Terselip di Dalamnya

(Sumber: YouTube KabupatenSitubondo) Ahad, 19 Juli 2026, ribuan jamaah shalawat nariyah berkumpul dalam haul masyayikh di Situbondo. Suasana khidmat itu memuncak ketika Abah Munir Syafaat memimpin doa bersama. Saya sendiri tidak hadir secara langsung, hanya menyaksikan lewat siaran YouTube, namun ada satu bagian yang begitu membekas dan terus terngiang hingga tulisan ini dibuat. Berikut doa yang beliau panjatkan, Ya Allah ya Tuhan kami, kami bersimpuhPada hari ini, jadikanlah negara kami, negara IndonesiaNegara yang aman, negara yang makmur, sentosa, berkeadilan Ya Allah, jadikanlah pimpinan-pimpinan kamiPimpinan-pimpinan yang senantiasa takut kepada EngkauSehingga mereka sayang kepada rakyatnyaSehingga mereka welas kepada rakyat Indonesia Ya Allah, kasihkanlah anugerah kepa...
Umi Hannah: “Mondok Kui Penting, Ngaji Kui Penting”
Feature

Umi Hannah: “Mondok Kui Penting, Ngaji Kui Penting”

Sumber: Media An Nur Ngrukem YKD - Sabtu malam  (11/07), halaman Kampus Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) An Nur Yogyakarta dipenuhi oleh ribuan santri. Mereka berjalan serentak, khidmat menghadiri Majelis Haul ke-23, KH. Basyir Abdul Fattah, Lc, Pendiri Pondok Pesantren An Nur Komplek Khodijah.  Pukul 19.00, rangkaian acara dibuka dengan hadroh. Para tamu undangan berangsur memenuhi setiap sudut tempat. Panitia bidang Konsumsi VIP, Khamidatus Sa’adah, menjelaskan,  “untuk tamu undangan ada Bapak Bupati Bantul, seluruh Dzuriyah Simbah Nawawi, warga sekitar, alumni komplek Khadijah dan seluruh santri An Nur, baik putra maupun putri. dan pada tahun ini, kami juga mendapat kehormatan atas kehadiran Ibu Nyai Hj. Nur Hannah Zamzani dari Lirboyo yang berkenan rawuh didampingi su...
Peringatan Muharram 1448 H: Abah Munir Syafa’at Ingatkan Pentingnya Muhasabah
Berita, Feature

Peringatan Muharram 1448 H: Abah Munir Syafa’at Ingatkan Pentingnya Muhasabah

Sumber: Dokumentasi Media Pondok YKD - Halaman Pondok Pesantren Nurul Ummah Putri menjadi ruang perjumpaan yang dipenuhi semangat kebersamaan dalam rangkaian Peringatan Muharram 1448 H. Suasana yang sehari-hari identik dengan deretan sepeda motor para santri beralih menjadi lautan manusia. Halaman, area parkir, hingga pendopo dipenuhi oleh santri dan Jama’ah Mentaok yang hadir untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Peringatan Muharram tersebut tidak hanya diikuti oleh santri Pondok Pesantren Nurul Ummah Putri, tetapi juga dihadiri oleh Jama’ah Mentaok, yakni jamaah masyarakat yang rutin mengikuti kegiatan bersama Abah Munir Syafa’at. Kebersamaan itu semakin terasa dengan kehadiran santri dari Komplek Nurussalam, Nurul Ihsan, serta PP Kotagede Hidayatul Mubtadi’en yang turut menj...
Ki Hajar Dewantara dan Paulo Freire: Pendidikan yang Menindas atau Membebaskan?
Esai

Ki Hajar Dewantara dan Paulo Freire: Pendidikan yang Menindas atau Membebaskan?

Sumber: Generate AI Di Indonesia, relasi pendidikan sering kali berjalan secara timpang. Penelitian Piter dan Mitan (2020) menunjukkan bahwa sistem pendidikan di Indonesia masih cenderung menggunakan model pembelajaran yang berpusat pada guru (teacher-centered learning), yakni guru diposisikan sebagai sumber utama pengetahuan dan murid lebih banyak menerima informasi secara pasif. Akibatnya, anak hanya ditempatkan sebagai penerima arahan tanpa memiliki ruang yang cukup untuk menyampaikan pendapat dan mengembangkan dirinya secara bebas. Fenomena tersebut  menarik kembali diskusi tentang hakikat pendidikan. Pendidikan seharusnya tidak hanya dipahami sebagai proses penyampaian ilmu pengetahuan saja, tetapi juga sebagai proses memanusiakan manusia. Oleh karena itu, penting untuk mel...
Melangkah Ceria, Menggapai Cita-Cita: Santri TK Nurul Ummah Resmi Diwisuda
Feature

Melangkah Ceria, Menggapai Cita-Cita: Santri TK Nurul Ummah Resmi Diwisuda

Sumber: Dokumentasi Panitia Pagi itu, suasana Ruang Pertemuan Madu Nusantara sudah ramai sejak awal. Para orang tua berdatangan, kamera siap di tangan, wajah-wajah antusias memenuhi kursi penonton. Di balik panggung, barisan kecil berseragam tentara, polisi, dokter, perawat, pilot, pemadam kebakaran, guru, dan CEO bersiap melangkah dengan bangga. Bukan pawai kostum biasa, itulah cara para santri TK Nurul Ummah menjawab pertanyaan yang selalu orang dewasa lontarkan kepada mereka: "Besok mau jadi apa?" Haflah Akhirussanah TK Nurul Ummah resmi digelar pada Kamis, 11 Juni 2026, menandai selesainya perjalanan para santri di jenjang taman kanak-kanak. Tema tahun ini, “Melangkah Ceria Menggapai Cita-Cita” bukan sekadar slogan, tapi terwujud nyata dalam kostum profesi yang dikenakan para san...
Setiap Hari dari Klaten ke Kotagede, Orang Tua Ini Percayakan Pendidikan Anak di PAUD Terpadu dan RA Salsabila Darussalam
Feature

Setiap Hari dari Klaten ke Kotagede, Orang Tua Ini Percayakan Pendidikan Anak di PAUD Terpadu dan RA Salsabila Darussalam

Sumber: Dokumentasi Pribadi YKD - Para guru menyambut ramah di depan pintu. Sembari tersenyum, mereka menyapa Ayah-Bunda beserta siswa-siswi yang telah tiba. Kurang lebih pukul delapan, dua kakak MC melangkah ke atas panggung. Salam keduanya bergema disusul para siswa-siswi dan seluruh tamu yang hadir. Dimulailah acara Akhirussanah ke-11 PAUD Terpadu Salsabila Darussalam dan Tasyakuran RA Besar Salsabila Darussalam dengan khidmat. Hari itu, Ahad, 7 Juni 2026, bukan sekadar menjadi penanda berakhirnya perjalanan belajar bagi para siswa RA Besar. Bertempat di Aula SLB Negeri Pembina Yogyakarta, PAUD Terpadu dan RA Salsabila Darussalam (SDS) menghadirkan berbagai bentuk apresiasi bagi siswa-siswi maupun orang tua sebagai ungkapan syukur atas proses yang telah dilalui bersama. Sebuah per...
Tak Sekadar Takbiran, Ada yang Berbeda di Idul Adha Tahun Ini
Feature

Tak Sekadar Takbiran, Ada yang Berbeda di Idul Adha Tahun Ini

Sumber: Media PPNU-Pi YKD - Gema takbir terdengar di Pondok Pesantren Nurul Ummah Putri pada malam Idul Adha 2026. Sejak usai shalat Isya, para santri mulai memenuhi area kegiatan di Pendopo Al Khodijah untuk mengikuti rangkaian perayaan Idul Adha yang dimulai pada malam 10 Dzulhijjah. Acara Gema Takbir dimulai pukul 20.00 WIB dan dipandu oleh Duo Shofia, yakni Shofia Karisa dan Shofia Nayirotul, dengan Ibu Nina dan Ibu Hanifah sebagai dewan juri. Sejak awal acara, Pendopo Al Khodijah telah dipenuhi para santri yang antusias menyaksikan penampilan dari masing-masing kompleks. Penampilan komplek Hafshah dengan replika untanya. Komplek Hafsoh menjadi penampil pertama dengan konsep yang cukup meriah. Dua replika unta dihadirkan dalam penampilan mereka, sementara para penabuh menge...
Apa pun Tentang Film Pesta Babi
Opini, Resensi

Apa pun Tentang Film Pesta Babi

Sumber: Jubi.id Jagad maya kembali lagi ramai dengan perbincangan hangat mengenai sebuah tontonan yang mampu membuat resah pemerintah, bahkan beberapa pengusaha. Tidak se-konyol paranoid terhadap anime One Piece yang terjadi tahun lalu. Kali ini, sebuah film dokumenter yang cukup serius berhasil mendokumentasikan gambaran kolonialisme yang masih eksis pada era modern ini di Indonesia, tepatnya di tanah Papua. Secara ironis, bukan lagi bangsa lain yang bisa kita gugat atau harus dilawan. Siapakah yang harusnya bertanggung jawab atas kolonialisme yang terjadi di tanah Papua? Film “Pesta Babi” yang akan menjawab dan menjelaskannya secara mendalam. TENTANG FILM Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita adalah film dokumenter investigatif hasil kolaborasi dua sutradara lintas generasi,...