Artikel

Menyoal Isu Kesetaraan Gender dalam Hadis Nusyuz
Esai

Menyoal Isu Kesetaraan Gender dalam Hadis Nusyuz

A. Nusyuz bagi Seorang Istri             Dalam menjalankan mahligai rumah tangga, sikap seorang istri terhadap suaminya dapat dikategorikan menjadi dua: pertama, istri yang sholihah, yaitu yang senantiasa tunduk dan taat kepada perintah Allah dan suaminya, kedua, istri yang perangainya keluar dari kewajiban yang telah dibebankan kepadanya, berusaha meninggalkan suami sebagai pemimpin rumah dan menghendaki agar bahtera rumah tangga menjadi berantakan, istri yang demikian disebut istri yang nusyuz. Ibnu Mansur dalam kitabnya, Lisan al-‘Arab mendefinisikan nusyuz sebagai rasa kebencian yang datang dari salah satu pihak (suami-istri) terhadap pasangannya, Wahbah Zuhaili memaknai nusyuz sebagai sikap ketidak patuhan salah satu pasangan s...
Mendobrak Semangat Ruhul Ma’had
Bilik Santri

Mendobrak Semangat Ruhul Ma’had

Pondok Pesantren Nurul Ummah Putri, pada kamis malam (11/10) ini melaksanakan kegiatan rutinan Yasinan, Waqiahan dan pembacaan Asmaul Husna. Namun ada yang spesial pada kegiatan malam ini dimana Ibu Nyai Barokah Nawawi selaku pengasuh Pondok Pesantren Nurul Ummah Putri Kotagede turut hadir menemani para santri sekaligus merefresh semangat para santri di awal tahun ini. Ibu Nyai Barokah Nawawi mengingatkan agar para santri senantiasa menghargai waktu, baik waktu untuk mengaji dan kegiatan diluar pondok pesantren. Ibu Nyai Barokah Nawawi juga mengingatkan bahwa Ruhul Ma'had ini terletak pada ibadah jama'ah dan seluruh kegiatan yang ada di pesantren Nurul Ummah Putri. "Ruh nya pesantren itu ada di jama'ah dan ngajinya, ya ngaji diniyah, sorogan Al-Qur'an dan kajian kitab" dawuh Bu Nyai...
Menyelami Kisah Gus Dur Pecandu Bacaan
Biografi

Menyelami Kisah Gus Dur Pecandu Bacaan

K.H. Abdurrahman Wahid atau yang akrab disapa dengan Gus Dur merupakan seorang tokoh pemimpin bangsa ,humanis, kiai , jurnalis dan cendekiawan. Beliau lahir di rumah pesantren Denanyar, Jombang, Jawa Timur pada 7 September 1940 dengan nama Abdurrahman Ad-Dakhil. Ad-Dakhil secara harfiah berarti “Sang penakluk”. Panggilan Gus merupakan sebutan untuk anak kiai sebagai bentuk penghormatan khususnya didaerah Jawa Timur dan Jawa Tengah. Sedangkan Wahid diambil dari nama ayahnya. Anak pertama dari enam bersaudara ini merupakan pasangan dari KH. Wahid Hasyim dan  Ny. Solichah. Ayahnya putra dari KH. Hasyim Asy’ari, pendiri organisasi Islam Nadhlatul Ulama (NU) sekaligus pendiri pondok pesantren Tebu Ireng , Jombang. Ayahnya pernah menjabat sebagai menteri agama selama lima kabinet berturu...
Kiprah Santri dalam Menjaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa
Esai, Opini

Kiprah Santri dalam Menjaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa

Apabila kembali ke masa lalu, kita akan melihat bagaimana kiprah para santri untukmewujudkan kemerdekaan. Saat itu, banyak santri mengorbankan jiwa dan raganya di medanperang. Pada waktu itu, santri meyakini sepenuh hati bahwa kemerdekaan Indonesia harus lahirsecara mandiri tanpa campur tangan negara lainnya. Maka disitulah akhirnya kemerdekaanIndonesia berhasil diwujudkan. Santri mempunyai peranan penting dalam proses yang menentukan tersebut. Prosesseperti ini membuktikan jika peran santri sangat penting dalam kemerdekaan bangsa. Santridalam peristiwa ini adalah tonggak pendorong kemerdekaan bangsa yang ikut melahirkankemerdekaan Indonesia secara mandiri. Kobaran-kobaran semangat inilah yang harus dijadikantongkat estafet untuk memajukan bangsa di setiap periodenya. Menjaga api semang...
Santri Pahlawan Kemerdekaan di Masa Sekarang 
Esai, Opini

Santri Pahlawan Kemerdekaan di Masa Sekarang 

Aksi perlawanan santri untuk mengusir kembali penjajah ke kampung halamannya  disebut sebagai Resolusi Jihad. Kobaran api menganga, korban-korban berjatuhan di tengah  jalan, dan terdengar senjata-senjata ditembakkan di berbagai kota adalah gambaran betapa  mengerikannya perjuangan santri mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Saat itu, Surabaya  menjadi salah satu medan pertempuran yang ikut menjadi saksi bisu gugurnya para pahlawan.  Diantara mereka, ada tokoh-tokoh ulama yang ikut andil melawan pihak penjajah. Sebut  saja, KH. Hasyim Asyari, KH. Wahab Hasbullah, dan beberapa kiyai lainnya yang ikut  mengerahkan tenaga dan pikirannya untuk mengusir penjajah kembali ke kampung  halamannya. Tercatat korban yang tumbang di kubu pahlawan mencapai 16....
Pembagian Raport Madrasah Diniyah Nurul Ummah Putri Tengah Semester tahun 2023/2024
Berita

Pembagian Raport Madrasah Diniyah Nurul Ummah Putri Tengah Semester tahun 2023/2024

Minggu (15/10) Madrasah Diniyah Nurul Ummah Putri Kotagede Yogyakarta menggelar acara pembagian raport tengah semester tahun ajaran 2023/2024. Pembagian rapor santri itu sebagai tolak ukur capaian pembelajaran selama 6 bulan ini. Rapor yang dibagikan secara langsung ini membuat para santri antusias dan penasaran dengan hasilnya. Ketua imtihan gasal (2023/2024) Arin Faridatul Azma memberikan beberapa sambutan motivasi yang membuat semangat para santri untuk bangkit lagi. Menurutnya ujian yang kita lalui ini merupakan salah satu tangga untuk mencapai kesuksesan, ia juga berpesan agar para santri untuk selalu semangat mencari ilmu yang terhampar luas ini, carilah ilmu dimana saja, baik dipondok, dikampus, dijalanan dan dimana saja kaki berpijak.“Terkait tentang ujian, bahwa ujian merupakan ha...
Pertemuan Triwulan Wali Murid SMP-SMA Islam Darussalam Yogyakarta
Berita

Pertemuan Triwulan Wali Murid SMP-SMA Islam Darussalam Yogyakarta

Pada hari jum’at, 13 Oktober 2023 SMP-SMA Islam Darussalam Yogyakarta mengadakan acara pertemuan triwulan wali murid untuk pertama kali. Pertemuan wali murid tersebut dilaksanakan di Pendopo Al Khadijah Pondok Pesantren Nurul Ummah Putri. Pertemuan wali murid ini merupakan komitmen pengelola sekolah untuk menyerap aspirasi dari wali murid. Peranan wali murid merupakan salah satu dari tiga komponen penting dalam mewujudkan keberhasilan pembelajaran siswa di sekolah. Tujuan dari adanya pertemuan wali murid ini yaitu, sarana silaturrahim antara pengelola sekolah dan wali murid, menyusun program paguyuban, mensosialisasikan tata tertib sekolah, program kurikulum, program unggulan dan Madrasah Diniyah serta penyampaikan perkembangan kognitif dan afektif siswa oleh wali kelas.Acara rutinan tiga ...
Dirgahayu Republik Indonesia ke 78 : Momentum Membangun Kebersamaan dan Hikmah Pengamalan Ilmu
Berita

Dirgahayu Republik Indonesia ke 78 : Momentum Membangun Kebersamaan dan Hikmah Pengamalan Ilmu

Kotagede (17/8), Pondok Pesantren Nurul Ummah Putri News Momen perayaan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke 78 menjadi waktu yang tepat untuk kembali mengenang jasa-jasa para pahlawan. Upacara peringatan kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke 78 kembali dilaksanakan di halaman SMA Islam Darussalam Kotagede. Upacara tersebut dihadiri oleh seluruh santri pondok Pesantren Kotagede Hidayatul Mubtadi-ien dan Pondok Pesantren Nurul Ummah Putri, serta seluruh jajaran Yayasan kotagede Darussalam. Setelah pelaksanaan upacara perayaan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke 78 kemudian dilanjutkan dengan sesi pengumuman juara dalam lomba menulis artikel yang diadakan oleh Yayasan Kotagede Darussalam. Tidak hanya itu, peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke 78...
Penggunaan Tayamum untuk Shalat Fardhu
Artikel

Penggunaan Tayamum untuk Shalat Fardhu

Apakah satu kali tayamum dapat mencukupi untuk shalat fardhu berkali-kali? Apakah ada pendapat Ulama yang membolehkannya? Menurut Madzhab Syafii, tayamum hanya dapat dilakukan untuk satu kali fardhu atau satu kali shalat fardhu. Hukum tersebut berdasarkan hadits Nabi Muhammad SAW: عنِ ابنِ عبَّاسٍ قالَ: منَ السُّنَّةِ أن لا يصلِّيَ الرَّجلُ بالتَّيمُّمِ إلَّا صلاةً واحدةً ، ثمَّ يتيمَّمُ للصَّلاةِ الأُخرى الراوي : مجاهد | المحدث : البيهقي | المصدر : السنن الكبرى للبيهقي. الصفحة أو الرقم : 1/222 Ibnu Abbas RA berkata: “termasuk bagian dari sunnah, agar seseorang tidak shalat dengan bertayamum kecuali hanya satu kali shalat (fardhu) saja, kemudian hendaklah dia bertayamum lagi untuk mengerjakan shalat yang lain.” (HR. al-Baihaqi). Dalam kitab Kifayah al-‘Akhyar, Imam Rafi’i be...