Artikel

Ramadan yang Berbeda
Esai

Ramadan yang Berbeda

Lebih dari sebulan yang lalu, tepatnya pada momen peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad saw. tahun 1446 H, Abah kembali dari perjalanan panjangnya. Beliau ngendikan yang kurang lebih seperti ini, "Rindu hati ini setelah sekian lama tidak bersua dengan para santri". Beliau juga berkata bahwa sebentar lagi kita akan memasuki bulan Ramadan, dan tidak sabar akan kedatangannya, sehingga diminta segera mempersiapkan kegiatan "Ramadan fil Ma'had". Sedihnya, tak lama berselang, Abah terkena penyakit gula yang bukanlah hal sepele. Namun seperti kata Efek Rumah Kaca dalam salah satu liriknya, "Diabetes adalah sebuah proses yang alami". Doa selalu kita panjatkan untuk kesembuhan beliau. Aamiin… Sudah menjadi informasi umum bahwa Abah Yai Munir Syafa'at sedang menjalani proses penyembuhan sehingg...
“Ngaji Adab : Media Refleksi Santri di Bulan Suci”
Berita

“Ngaji Adab : Media Refleksi Santri di Bulan Suci”

Nupipress - Kitab Adabul ‘Alim wal Muta’allim karya Syaikh Hasyim Asy’ari menjadi salah satu kitab yang dikaji dalam kegiatan Ramadhan Fil Ma’had (RFM) di Pondok Pesantren Nurul Ummah Putri (Nurmapi) 1446 H. Kajian kitab ini dilaksanakan setiap sore pukul 16.00 WIB yang diampu oleh Baharuddin Asy’ari selaku ustadz (Guru) di lembaga Kotagede Darussalam. Dalam kajian kitab adab, Ahad (09/03/2025), Bahar menerangkan tentang adab seorang murid dalam mempelajari ilmu yang perlu diawali dengan perkara fardlu ‘ain (perkara yang wajib dilakukan oleh seorang muslim). Ada empat tahapan ilmu yang dijelaskan dalam kitab ini, yakni: Ilmu Dzat/Tauhid, Ilmu Persifatan, Ilmu Fiqh, dan Ilmu Tasawuf. “Seumpama kita punya anak didik atau madrasah maka yang diutamakan itu (mengajarkan) ilmu tauhid terle...
Rembulan Pagi
Cerpen, Sastra

Rembulan Pagi

Sumber: Generated AI Memilih jodoh itu ibarat kita memilih pakaian. Setiap detailnya harus luwes, pantas. Juga harus melihat budget, jangan memaksakan kehendak. Toh pakaian itu mau semewah dan semahal apapun kalau dipakai tidak nyaman, ya tetap gak bakalan bikin percaya diri. Tapi ya jangan terus milih yang murah jelek, kita perlu melibatkan selera. Pokoknya semuanya harus benar-benar dipertimbangkan. Nggak usah buru-buru, nantikan ada waktunya sendiri. Ada saatnya kamu merasa yakin bahwa Dialah yang terbaik. Ku buka kembali  pesan Whatsapp  ibuk satu minggu yang lalu. Nasihatnya masih terngiang-ngiang di kepalaku. Belakangan ini memang emosionalku sering di aduk-aduk. Banyak peristiwa yang membuatku semakin bertanya-tanya. Apa salahnya masih melajang di umur 29 tahun? Per...
Hikmah Hormon Perempuan dalam Perspektif Sains dan Ulama Salaf
Artikel

Hikmah Hormon Perempuan dalam Perspektif Sains dan Ulama Salaf

Sumber Foto : id.pinterest.com Nupipress - Banyak yang menganggap bahwa perubahan emosi perempuan sebagai sesuatu yang berlebihan dan tidak rasional. Padahal jika dilihat dari sudut padang Farmasi itu adalah hal yang wajar. Selain itu, dari perspektif agama Islam sebagaimana dijelaskan dalam kitab – kitab salaf, perempuan diciptakan dengan karakteristik emosional yang khas. Bukan sebagai kelemahan, melainkan sebagai anugerah dengan hikmah yang besar. Sifat emosional perempuan  merupakan bagian dari fitrah yang harus dipahami dan dihargai, bukan sekadar ditoleransi. Dalam kajian modern, terjadinya perubahan hormon Estrogen dan hormon Dopamin dalam tubuh perempuan menjadi bukti ilmiah yang mendukung pandangan ini. Hormon Estrogen adalah hormon yang berperan dalam siklus menstruasi dan ...
Asbab dan Tajrid dalam konteks Dualitas
Artikel

Asbab dan Tajrid dalam konteks Dualitas

Ilustrasi jalan bercabang yang menggambarkan dualitas kehidupan Manakah yang lebih utama bekerja atau tawakal? Dalam kitab Kifayatul Atqiya' karya Sayyid Abu Bakar bin Muhammad Syatha ad- Dimyati dijelaskan setidaknya ada tiga pendapat disini: Pertama, Lebih utama tawakal karena tawakal adalah karakteristik Nabi dan para Ahli Sufi. Kedua, Lebih Utama Bekerja. Sebab bekerja dapat menarik rezeki. Juga termasuk kesunahan. Hal ini berdasarkan dalil Q.S Jum'ah: 10 terkait seruan bekerja setelah shalat jumat selesai ditunaikan. "Apabila salat (Jumat) telah dilaksanakan, bertebaranlah kamu di bumi, carilah karunia Allah, dan ingatlah Allah sebanyak-banyaknya agar kamu beruntung". Ketiga, Keduanya bisa saja sama-sama menjadi prioritas, tergantung situasi dan kondisi yang sedang dialami...
Menebar Manfaat Di Bulan Suci, Madrasah Diniyah Nurul Ummah Putri Terjunkan 27 Santri Untuk Laksanakan Pesantren Kilat Ramadhan (PKR)
Berita

Menebar Manfaat Di Bulan Suci, Madrasah Diniyah Nurul Ummah Putri Terjunkan 27 Santri Untuk Laksanakan Pesantren Kilat Ramadhan (PKR)

Foto bersama kelas 2 Marhalah 3 di sekitar lingkungan Pondok Pesantren Nurul Ummah Putri sebelum penerjunan ke lokasi  PKR  pada Jum’at, 28/02. Nupipress - Menyambut bulan suci Ramadhan Madrasah Diniyah Nurul Ummah Putri terjunkan 27 santri untuk laksanakan Pesantren Kilat Ramadhan (PKR). Kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian masyarakat para santri dengan mempraktikan keilmuan yang telah dapatkan di pondok pesantren. Kegiatan yang ditujukan untuk kelas 2 Marhalah 3 ini melakukan penerjunan pada Jum’at, 28/02. Nunung Khasanah selaku ketua panitia PKR  memaparkan  bahwa pada periode ini, jumlah santri yang diterjunkan sebanyak 27 orang tersebar di 13 titik dengan 11 posko. Lokasi tepatnya ada di tiga kelurahan daerah Kabupaten Bantul. Program PKR ini dilaksanakan selama 20 hari terh...
Ketupat
Cerpen, Sastra

Ketupat

Sumber: Bola.com Sayup-sayup tak lagi terdengar bait-bait syair burdah yg biasanya didendangkan bersama oleh santriwati di Pendopo Khadijah saat kajian bersama Gus Amun. Juga suara tenang Gus Minan saat membacakan kitab Kifayatul Atqiya. Atau gema bacaan tadarus Al Quran di masjid lantai satu Al Faruq. Perlahan semua sepi, hanya ada beberapa santri yg tinggal hingga hari ini. Mayoritas mereka pulang setelah menyelesaikan taftis RFM di kantor pusat."Kamu nggak pulang nduk?" Sapaku sambil melipat mukena. Sudah menjadi tradisi di Pesantren kami bagi siapapun yg menjadi lurah atau pengurus harus rela pulang akhir atau lebaran pertama di tempat. Sembari tersenyum ceria, bocah kecil itu menjawab. Aku pulang kok, ini masih menunggu jemputan Baba dan Bubu. Katanya tadi sudah otw dari bandara...
Pembukaan Ramadhan Fil Ma’had 1446 H : Menyemai Hikmah, Memupuk Ilmu, Menguatkan Keimanan
Berita

Pembukaan Ramadhan Fil Ma’had 1446 H : Menyemai Hikmah, Memupuk Ilmu, Menguatkan Keimanan

Minanullah menyampaikan nasehat dalam pembukaan Ramadhan Fil Ma’had (RFM) di pendopo Al Khadijah, Selasa (25/02/2025). Nurmapi - Pembukaan kegiatan Ramadhan Fil Ma’had (RFM) Pondok Pesantren Nurul Ummah Putri dan Pondok Pesantren Kotagede Hidayatul Mubtadi-ien bertepatan pada 27 Sya’ban 1446 Hijriyah Selasa, 25/02.  Acara yang diikuti oleh seluruh santri mahasiswa ini  diselenggarakan di pendopo Al-Khadijah. Dalam mengikuti rangkaian kegiatan RFM para santri diharapkan bisa selalu istiqomah sebagaimana tema yang di angkat tahun ini “Menyemai Hikmah, Memupuk Ilmu, Menguatkan Keimanan". Pembukaan RFM diawali dengan penyampaian nasihat oleh Minanullah, yang mengajak santrinya untuk mengikuti kegiatan RFM dengan istiqomah dan selalu bersemangat dalam mengikuti kegiatan. Tidak hanya seman...
Terkurung Dalam FOMO: Maksiat Sebagai Tren Yang Membahayakan
Artikel

Terkurung Dalam FOMO: Maksiat Sebagai Tren Yang Membahayakan

Imam Al Bushairy Dalam Syair Burdahnya mengatakan:مَنْ لِى بِرَدِّ جِمَاحٍ مِنْ غَوَايَتِهَا 🌹كَمَايُرَدُّ جِمَاحُ اْلخَيْلِ بِالُّلجُمِ"Siapakah kita yang mampu menolak liarnya puncak hawa nafsu. Sebagaimana halnya menolak Keliaran kuda melalui kekang".Bait diatas memberikan ilustrasi betapa dahsyatnya gejolak hawa nafsu, bahkan tak seorangpun mampu menolaknya. Ketika nafsu datang dengan menggila ibarat kuda liar yang tak mampu dihentikan dengan tali kekang. Demikian halnya nafsu dalam diri manusia. Maka sangat naif jika seseorang mengatakan ia tidak memiliki kecenderungan syahwat terhadap suatu hal. Lalu bagaimana menyikapinya? Kemudian pada bait selanjutnya Imam Bushairi kembali berkata:فَلَا تَرُمْ بِالْمَعَاصِى كَسْرَ شَهْوَتِهَا 🌹 إِنَّالطَّعَامَ يُّقَوِّى شَهْوَةَ النَّهِمِ"Maka jan...
Air Mata Haru Iringi Langkah Baru Wisudawati Madrasah Diniyah Nurul Ummah Putri 1445/1446 H
Berita

Air Mata Haru Iringi Langkah Baru Wisudawati Madrasah Diniyah Nurul Ummah Putri 1445/1446 H

Foto Bersama Para Wisudawati Madrasah Diniyah Nurul Ummah Putri, Sabtu (22/02/2025). Nupipress - Malam yang khidmat di Pondok Pesantren Nurul Ummah Putri, dalam rangkaian Wisuda dan Kenaikan Marhalah Madrasah Diniyah Nurul Ummah Putri tahun 1445/1446 H. Kegiatan ini dihadiri oleh santri serta ustazah Madrasah Diniyah Nurul Ummah Putri, berlangsung pada hari Sabtu, 22 Februari 2025. Acara digelar di lantai dua Masjid Al-Faruq, diawali dengan penampilan hadroh Azkiya’ yang setia menemani setiap agenda PPNU-Pi. Rangkaian acara dibuka oleh Maya Najwa dan Sarah Jane El Fath selaku master of ceremony, dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Quran oleh Hasna’ Huriyah Zalfa’. Berikutnya, santri dan tamu yang hadir menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars PPNU-Pi dengan Aindana Zulfa sebaga...