Penulis: Yayasan Kotagede Darussalam

Haflah Khotmil Al-Qur’an XXIV PP. An-Nur Ngrukem: Khotmil Bukanlah Sebuah Akhir, Melainkan Sebuah Permulaan
Berita, Feature

Haflah Khotmil Al-Qur’an XXIV PP. An-Nur Ngrukem: Khotmil Bukanlah Sebuah Akhir, Melainkan Sebuah Permulaan

Sumber: Media An-Nur Ngrukem Sabtu (15/8), acara syahdu nan khidmah digelar sebagai bentuk rasa syukur atas titik penting perjuangan santri Pondok Pesantren An-Nur Ngrukem dalam menghafalkan Al-Qur’an. Haflah Khotmil Qur’an ke-XXIV menandai selesainya proses santri menempuh pembelajaran Al-Qur’an 30 juz, yang terbagi menjadi 3 kategori: bin nadzri, bil ghoib, serta bi qira’ati sab’ah.  Haflah tahun ini terasa semakin istimewa karena bertepatan dengan peringatan setengah abad Pondok Pesantren An-Nur Ngrukem. Untuk menyambut momentum tersebut, panitia dan dzurriyah menyusun rangkaian acara selama dua hari dua malam. Malam pertama diisi dengan peringatan harlah melalui penampilan santri, tasyakur harlah, serta pengumuman pemenang lomba pre-event. Sementara malam kedua diisi dengan rangk...
Gema Kemerdekaan di Tanah Pesantren: Keseruan, Tradisi, dan Persahabatan Mendunia
Berita, Feature

Gema Kemerdekaan di Tanah Pesantren: Keseruan, Tradisi, dan Persahabatan Mendunia

Sumber: Dokumentasi Media Pondok YKD - Tujuh belas Agustus selalu menghadirkan magis tersendiri. Di bawah naungan langit kemerdekaan yang membentang luas, udara pagi bergetar oleh derap langkah antusiasme santri yang tumpah ruah ke lapangan. Tahun ini, perayaan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia terasa kian istimewa, memadukan gelora sportivitas tradisional dengan kehangatan sapaan dunia internasional, tatkala tawa riuh berpadu dalam harmoni kebersamaan yang tulus. Kemeriahan pagi dibuka dengan semangat gotong royong yang kian berkobar melalui spider ball, sebuah permainan kolaboratif yang menuntut gotong royong dalam mencapai tujuan. Dalam permainan ini, lima orang bergerak seirama, menopang sisi-sisi sarung yang menjadi wahana penyeimbang, sementara seorang rekan bertelungkup di a...
Terima Kasih, Para Pahlawan RI!
Berita, Feature

Terima Kasih, Para Pahlawan RI!

Sumber: Dokumentasi Media Pondok YKD - Malam itu, Pendopo Al-Khadijah, tempat kegiatan santri Pondok Pesantren Nurul Ummah Putri Kotagede alangkah cantiknya terhias ramai bendera merah putih mengelilingi lampu tengah ruangan. Terpasang rapi latar belakang bertuliskan “Dirgahayu 81 Tahun Republik Indonesia” di bawahnya. Gema sholawat pun menemani pembukaan acara berjudul “Malam Tirakatan” ini. “Ciri bangsa besar adalah bangsa yang pandai berterima kasih serta menghormati pengorbanan, perjuangan, dan jasa para pendahulunya,” ucap K.H. Munir Syafaat, pengasuh Pondok Pesantren Nurul Ummah Putri dan Pondok Pesantren Kotagede Hidayatul Mubtadi-ien, mengawali mauidzoh hasanah dalam tradisi “Malam Tirakatan” kemerdekaan Republik Indonesia bersama segenap santri, Ahad malam (16/08). Sehubu...
Menelusuri Jejak ‘The Assassins’ dan Kelahiran Teror Politik Pertama dalam Sejarah Abad Pertengahan
Resensi

Menelusuri Jejak ‘The Assassins’ dan Kelahiran Teror Politik Pertama dalam Sejarah Abad Pertengahan

(Sumber: Goodreads) Buku berjudul “The Assassins” karya Bernard Lewis ini langsung menyedot perhatian saya sejak paragraf pertama lewat gaya penceritaan yang amat tangkas dan memikat. Setiap lembar cerita menyajikan rentetan fakta sejarah dengan bahasa lugas, terang, dan sangat nikmat untuk dilahap. Keunggulan Lewis tentu saja ada pada kepiawaiannya mengolah data sejarah menjadi racikan teks yang sangat renyah dan mudah dicerna siapa saja, seperti dalam buku “The Assassins”, “The Middle East: A Brief History of the Last 2,000 Years” dan “The Crisis of Islam: Holy War and Unholy Terror” Secara garis besar buku “The Assassins” ini menginvestigasi perjalanan sekte Nizari Isma’ili, mulai dari awal mula berdirinya hingga cara mereka mengguncang panggung politik Timur Tengah. Lewis menulis...
Tradisi Penuh Makna: 40 Hari Tanpa Disambang
Opini

Tradisi Penuh Makna: 40 Hari Tanpa Disambang

Sumber: Generated AI Bagi santri baru, aturan “tidak boleh dijenguk orang tua selama 40 hari” mungkin terasa berat, bahkan bisa membuat sebagian dari mereka ingin menyerah di awal. Di pondok kami, Nurul Ummah Putri Kotagede, berlaku aturan bahwa santri tidak diperbolehkan menerima izin kunjungan sebelum genap 40 hari sejak izin sebelumnya. Tradisi yang masih dijaga di banyak pesantren ini bukan tanpa alasan. Empat puluh hari pertama dipandang sebagai masa terbaik bagi santri untuk beradaptasi dengan lingkungan baru, membiasakan diri dengan jadwal pesantren, mengenal teman-teman, sekaligus belajar hidup mandiri tanpa selalu bergantung pada keluarga. Harapannya, santri dapat lebih fokus menata niat, menikmati proses belajar, serta mengurangi keinginan untuk terus pulang atau bergantung pa...
Bedah Novel “Samarkand”: Menelusuri Manuskrip Rubaiyat dalam Dua Zaman
Resensi

Bedah Novel “Samarkand”: Menelusuri Manuskrip Rubaiyat dalam Dua Zaman

(Sumber: id.pinterest.com/forgedbybooks) Samarkand adalah novel sejarah karya Amin Maalouf (1988) yang menghubungkan dua zaman lewat satu benang merah: manuskrip asli Rubaiyat karya Omar Khayyam. Bagian pertama berlatar Persia abad ke-11, mengisahkan pertemuan Khayyam—matematikawan dan astronom—dengan Hassan-i Sabbah, pendiri sekte Assassins. Bagian kedua melompat ke abad ke-20, mengikuti perjalanan manuskrip itu hingga akhirnya tenggelam bersama RMS Titanic pada 1912. Maalouf tidak menulis biografi Khayyam secara literal. Ia meramu narasi fiksional yang membingkai puisi-puisi Khayyam ke dalam konflik politik dan teologis zamannya, memakai tokoh nyata seperti Khayyam, Sabbah, dan Nizam al-Mulk untuk menunjukkan bagaimana sebuah karya bisa bertahan lebih lama daripada penciptanya—dan ...
Doa Abah di Haul Situbondo, Ada Pesan Lain yang Terselip di Dalamnya
Bilik Santri

Doa Abah di Haul Situbondo, Ada Pesan Lain yang Terselip di Dalamnya

(Sumber: YouTube KabupatenSitubondo) Ahad, 19 Juli 2026, ribuan jamaah shalawat nariyah berkumpul dalam haul masyayikh di Situbondo. Suasana khidmat itu memuncak ketika Abah Munir Syafaat memimpin doa bersama. Saya sendiri tidak hadir secara langsung, hanya menyaksikan lewat siaran YouTube, namun ada satu bagian yang begitu membekas dan terus terngiang hingga tulisan ini dibuat. Berikut doa yang beliau panjatkan, Ya Allah ya Tuhan kami, kami bersimpuhPada hari ini, jadikanlah negara kami, negara IndonesiaNegara yang aman, negara yang makmur, sentosa, berkeadilan Ya Allah, jadikanlah pimpinan-pimpinan kamiPimpinan-pimpinan yang senantiasa takut kepada EngkauSehingga mereka sayang kepada rakyatnyaSehingga mereka welas kepada rakyat Indonesia Ya Allah, kasihkanlah anugerah kepa...
Umi Hannah: “Mondok Kui Penting, Ngaji Kui Penting”
Feature

Umi Hannah: “Mondok Kui Penting, Ngaji Kui Penting”

Sumber: Media An Nur Ngrukem YKD - Sabtu malam  (11/07), halaman Kampus Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) An Nur Yogyakarta dipenuhi oleh ribuan santri. Mereka berjalan serentak, khidmat menghadiri Majelis Haul ke-23, KH. Basyir Abdul Fattah, Lc, Pendiri Pondok Pesantren An Nur Komplek Khodijah.  Pukul 19.00, rangkaian acara dibuka dengan hadroh. Para tamu undangan berangsur memenuhi setiap sudut tempat. Panitia bidang Konsumsi VIP, Khamidatus Sa’adah, menjelaskan,  “untuk tamu undangan ada Bapak Bupati Bantul, seluruh Dzuriyah Simbah Nawawi, warga sekitar, alumni komplek Khadijah dan seluruh santri An Nur, baik putra maupun putri. dan pada tahun ini, kami juga mendapat kehormatan atas kehadiran Ibu Nyai Hj. Nur Hannah Zamzani dari Lirboyo yang berkenan rawuh didampingi su...
Peringatan Muharram 1448 H: Abah Munir Syafa’at Ingatkan Pentingnya Muhasabah
Berita, Feature

Peringatan Muharram 1448 H: Abah Munir Syafa’at Ingatkan Pentingnya Muhasabah

Sumber: Dokumentasi Media Pondok YKD - Halaman Pondok Pesantren Nurul Ummah Putri menjadi ruang perjumpaan yang dipenuhi semangat kebersamaan dalam rangkaian Peringatan Muharram 1448 H. Suasana yang sehari-hari identik dengan deretan sepeda motor para santri beralih menjadi lautan manusia. Halaman, area parkir, hingga pendopo dipenuhi oleh santri dan Jama’ah Mentaok yang hadir untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Peringatan Muharram tersebut tidak hanya diikuti oleh santri Pondok Pesantren Nurul Ummah Putri, tetapi juga dihadiri oleh Jama’ah Mentaok, yakni jamaah masyarakat yang rutin mengikuti kegiatan bersama Abah Munir Syafa’at. Kebersamaan itu semakin terasa dengan kehadiran santri dari Komplek Nurussalam, Nurul Ihsan, serta PP Kotagede Hidayatul Mubtadi’en yang turut menj...
Melangkah Ceria, Menggapai Cita-Cita: Santri TK Nurul Ummah Resmi Diwisuda
Feature

Melangkah Ceria, Menggapai Cita-Cita: Santri TK Nurul Ummah Resmi Diwisuda

Sumber: Dokumentasi Panitia Pagi itu, suasana Ruang Pertemuan Madu Nusantara sudah ramai sejak awal. Para orang tua berdatangan, kamera siap di tangan, wajah-wajah antusias memenuhi kursi penonton. Di balik panggung, barisan kecil berseragam tentara, polisi, dokter, perawat, pilot, pemadam kebakaran, guru, dan CEO bersiap melangkah dengan bangga. Bukan pawai kostum biasa, itulah cara para santri TK Nurul Ummah menjawab pertanyaan yang selalu orang dewasa lontarkan kepada mereka: "Besok mau jadi apa?" Haflah Akhirussanah TK Nurul Ummah resmi digelar pada Kamis, 11 Juni 2026, menandai selesainya perjalanan para santri di jenjang taman kanak-kanak. Tema tahun ini, “Melangkah Ceria Menggapai Cita-Cita” bukan sekadar slogan, tapi terwujud nyata dalam kostum profesi yang dikenakan para san...