Tag: kotagede

Menyulam Kitab di Jalan Sunyi Perubahan
Esai

Menyulam Kitab di Jalan Sunyi Perubahan

Foto diambil ketika acara Harlah Madrasah Diniyah Hidayatul Mubtadi-ien Yogyakarta oleh Tim Media MDHM Agent of Change, julukan yang sering disematkan kepada mahasiswa untuk menjadi pelaku inisiatif dalam mewujudkan suatu perubahan ke arah yang lebih baik. Tapi bagaimana jika julukan tersebut dinisbahkan kepada santri? Tulisan ini akan merangkum buah pembicaraan dari acara peringatan hari lahir Madrasah Diniyah Hidayatul Mubtadi-ien Yogyakarta yang ke-14. Sebuah topik yang mampu membuat seluruh santri terdiam dan khusyuk untuk menyimak setiap kata yang disampaikan pembicara malam itu. Harlah MDHM Peringatan Harlah Madrasah Diniyah Hidayatul Mubtadi-ien (MDHM) Yogyakarta ke-14 diselenggarakan pada 1 Juni 2025. Bertempat di Aula Al-Munawwir Pondok Pesantren Kotagede Hidayatul Mubtad...
Menggali Pemikiran Nahwu dan Sorof dalam Pesantren Salaf: Estetika Bahasa sebagai Jembatan Dakwah di Era Modern
Esai

Menggali Pemikiran Nahwu dan Sorof dalam Pesantren Salaf: Estetika Bahasa sebagai Jembatan Dakwah di Era Modern

Pict: Kitab Alfiyah Ibnu Malik (Koleksi Penulis) Di balik tradisi luhur pesantren salaf, terdapat kekayaan ilmu yang tidak hanya berfungsi untuk memahami bahasa Arab, tetapi juga membuka pintu-pintu pemahaman lebih dalam terhadap teks-teks agama yang hidup. Nahwu, sorof, dan nadhom Alfiyah bukan sekadar alat pendidikan; mereka adalah jendela yang menghubungkan santri dengan kedalaman spiritualitas dan pemahaman agama yang lebih universal. Dalam dunia yang semakin canggih ini, pemahaman mendalam tentang ketiga ilmu ini tidak hanya relevan, tetapi juga menjadi alat penting untuk memahami pesan dakwah yang lebih dinamis dan efektif. Nahwu dan Sorof: Fondasi yang Membawa Makna ke Permukaan Nahwu dan sorof lebih dari sekadar alat untuk menguasai bahasa Arab; keduanya adalah kunci untuk...
Ilmu Itu Tidak Netral
Esai

Ilmu Itu Tidak Netral

Pict: Kitab Karya KH. Hasyim Asy’ari dalam Adab al-‘Ālim wa al-Muta‘allim (Koleksi Penulis) Di suatu malam yang dingin di pondok, aku membuka kembali lembaran kitab Ta‘līm al-Muta‘allim. Di sela-sela huruf gundul yang mulai akrab, aku menemukan satu kalimat yang membuatku berhenti: “La yanalul-‘ilma birāhatil-jism” ilmu tidak bisa diperoleh dengan tubuh yang bersantai. Tapi entah kenapa malam itu aku justru terdiam bukan karena rasa lelah, tapi karena pertanyaan yang muncul diam-diam: "Ilmu yang dicari ini, arahnya ke mana?" Sejak kecil, kita diajari bahwa menuntut ilmu itu mulia. Tapi jarang yang mengajak kita berpikir bahwa ilmu itu tidak pernah benar-benar netral. Ia bukan benda mati. Ia punya arah. Ia bisa membimbing, tapi juga bisa membutakan. Lalu, kita yang sedang menuntutnya—...
Oprec TBD 2025 Resmi Ditutup, 13 Santri Mengikuti Outbound dan Pembaitan Anggota Baru
Berita

Oprec TBD 2025 Resmi Ditutup, 13 Santri Mengikuti Outbound dan Pembaitan Anggota Baru

Anggota baru sedang membaca ikrar anggota TBD di pantai Cemara Sewu pada Minggu, 18/05 Nupipress — Open Recruitment anggota  Tim Bina Desa (TBD) Pondok Pesantren Nurul Ummah Putri tahun 2025 resmi ditutup. Dari 23 santri yang mendaftar, terdapat 13 santri yang lolos setelah mengikuti beberapa tahapan seleksi. Santri yang telah dinyatakan diterima, selanjutnya mengikuti kegiatan Outbond dan Pembaiatan di Pantai Cemara Sewu pada Minggu, 18/05. Zidna Amalia, selaku panitia divisi acara memaparkan bahwa alur seleksi tahun ini tidak jauh berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Tahapan pertama seleksi administrasi, pendaftaran bisa dilakukan secara online melalui link dan offline melalui formulir kertas. Kemudian pada tahap kedua peserta akan mengikuti tes tertulis dan wawancara. &nbs...
Menilik Kembali Mubes : Implementasi Evaluasi Nurul Ummah Putri
Berita

Menilik Kembali Mubes : Implementasi Evaluasi Nurul Ummah Putri

Nupipress - Evaluasi adalah kunci keberlanjutan organisasi. Tanpa adanya evaluasi, dinamika kerja bisa stagnan alias statis dan kehilangan arah. Itulah yang mendasari Musyawarah Besar (Mubes) Pondok Pesantren Nurul Ummah Putri digelar bulan Februari lalu. Menghadirkan pengurus pusat Pondok Pesantren Nurul Ummah Putri (PPNU Pi) dan pengurus Madrasah Diniyah Nurul Ummah Putri (MDNU Pi), Mubes menjadi ajang evaluasi tengah periode yang berlangsung selama satu tahun terhitung sejak 2024 awal. Berhubung sifatnya sebatas evaluasi, sesi yang disediakan hanya berisi penyampaian program kerja, baik yang sudah maupun yang belum terlaksana. Sesi tanya jawab yang diadakan juga dibatasi dua termin dengan masing-masing tiga penanya agar tidak membludak. Terdapat Hafna Nashifatul Azkiya’ sebagai moder...
Ramadan yang Berbeda
Esai

Ramadan yang Berbeda

Lebih dari sebulan yang lalu, tepatnya pada momen peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad saw. tahun 1446 H, Abah kembali dari perjalanan panjangnya. Beliau ngendikan yang kurang lebih seperti ini, "Rindu hati ini setelah sekian lama tidak bersua dengan para santri". Beliau juga berkata bahwa sebentar lagi kita akan memasuki bulan Ramadan, dan tidak sabar akan kedatangannya, sehingga diminta segera mempersiapkan kegiatan "Ramadan fil Ma'had". Sedihnya, tak lama berselang, Abah terkena penyakit gula yang bukanlah hal sepele. Namun seperti kata Efek Rumah Kaca dalam salah satu liriknya, "Diabetes adalah sebuah proses yang alami". Doa selalu kita panjatkan untuk kesembuhan beliau. Aamiin… Sudah menjadi informasi umum bahwa Abah Yai Munir Syafa'at sedang menjalani proses penyembuhan sehingg...
Asbab dan Tajrid dalam konteks Dualitas
Artikel

Asbab dan Tajrid dalam konteks Dualitas

Ilustrasi jalan bercabang yang menggambarkan dualitas kehidupan Manakah yang lebih utama bekerja atau tawakal? Dalam kitab Kifayatul Atqiya' karya Sayyid Abu Bakar bin Muhammad Syatha ad- Dimyati dijelaskan setidaknya ada tiga pendapat disini: Pertama, Lebih utama tawakal karena tawakal adalah karakteristik Nabi dan para Ahli Sufi. Kedua, Lebih Utama Bekerja. Sebab bekerja dapat menarik rezeki. Juga termasuk kesunahan. Hal ini berdasarkan dalil Q.S Jum'ah: 10 terkait seruan bekerja setelah shalat jumat selesai ditunaikan. "Apabila salat (Jumat) telah dilaksanakan, bertebaranlah kamu di bumi, carilah karunia Allah, dan ingatlah Allah sebanyak-banyaknya agar kamu beruntung". Ketiga, Keduanya bisa saja sama-sama menjadi prioritas, tergantung situasi dan kondisi yang sedang dialami...
Dirgahayu Republik Indonesia ke 78 : Momentum Membangun Kebersamaan dan Hikmah Pengamalan Ilmu
Berita

Dirgahayu Republik Indonesia ke 78 : Momentum Membangun Kebersamaan dan Hikmah Pengamalan Ilmu

Kotagede (17/8), Pondok Pesantren Nurul Ummah Putri News Momen perayaan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke 78 menjadi waktu yang tepat untuk kembali mengenang jasa-jasa para pahlawan. Upacara peringatan kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke 78 kembali dilaksanakan di halaman SMA Islam Darussalam Kotagede. Upacara tersebut dihadiri oleh seluruh santri pondok Pesantren Kotagede Hidayatul Mubtadi-ien dan Pondok Pesantren Nurul Ummah Putri, serta seluruh jajaran Yayasan kotagede Darussalam. Setelah pelaksanaan upacara perayaan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke 78 kemudian dilanjutkan dengan sesi pengumuman juara dalam lomba menulis artikel yang diadakan oleh Yayasan Kotagede Darussalam. Tidak hanya itu, peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke 78...
Pondok Pesantren Kotagede Hidayatul Mubtadi-ien (PPKHM) Yogyakarta
Lembaga, Non Formal, Profil

Pondok Pesantren Kotagede Hidayatul Mubtadi-ien (PPKHM) Yogyakarta

Pondok Pesantren Kotagede Hidayatul Mubtadi-ien Yogyakarta dirintis dan didirikan oleh K.H. Munir Syafa’at Djauhari dan Ibu Nyai Hj. Barokah Nawawi, pada tanggal 12 Maulid 1432 H bertepatan dengan tanggal 15 Februari 2011 M. Pendirian PP. Kotagede Hidayatul Mubtadi-ien (PPKHM) pada hakikatnya dilandasi oleh rasa tanggung jawab pribadi selaku hamba Allah SWT untuk menyeru kepada kebajikan dan mencegah kemungkaran. Pemberian nama “Kotagede Hidayatul Mubtadi-ien” mengikuti penamaan PP. Hidayatul Mubtadi-ien Lirboyo, dengan harapan PP. Kotagede Hidayatul Mubtadi-ien memperoleh berkah dan dapat berkembang pesat seperti halnya PP. Hidayatul Mubtadi-ien Lirboyo, sedangkan penyisipan “Kotagede” diharapkan juga dapat menjadi daerah santri seperti halnya Lirboyo. PP. Kotagede Hidayatul Mubt...
TK Nurul Ummah
Formal, Lembaga, Profil

TK Nurul Ummah

Sejarah Singkat Taman Kanak-kanak (TK) Nurul Ummah berdiri pada 18 Mei 2005 atas prakarsa Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Ummah Putri, Ibu Nyai Hj. Barokah Nawawi. Lembaga ini didirikan di atas tanah milik beliau yang beralamat di Darakan Timur RT 32 RW 07, Kelurahan Prenggan, Kecamatan Kotagede, Kota Yogyakarta, Kode Pos 55172. Pada awal berdirinya, TK Nurul Ummah berada di bawah naungan Yayasan Pendidikan Bina Putra, yang beralamat di Jl. Raden Ronggo No. 981, Kotagede, Yogyakarta, serta menjadi sekolah imbas pada Gugus Ceria Kecamatan Kotagede. TK Nurul Ummah didaftarkan secara resmi ke Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta pada tahun 2006 melalui Panitia Pendiri yang dibentuk oleh Ibu Nyai Hj. Barokah Nawawi. Setelah proses verifikasi, terbit Surat Keputusan Kepala Dinas Pendidikan Ko...