Artikel

Sekali Lagi
Cerpen, Sastra

Sekali Lagi

Sumber: Generate AI Trigger Warning: Cerpen ini mengandung tema kesehatan mental, termasuk kecemasan dan perasaan tertekan secara emosional. Pembaca dengan sensitivitas terhadap isu tersebut disarankan untuk mempertimbangkan kondisi pribadi sebelum melanjutkan membaca. Rumah sakit sangat padat pengunjung. Orang-orang yang merasakan tubuhnya tidak sebugar biasanya, berbondong-bondong mendatangi poli masing-masing. Beberapa diantar oleh keluarga atau kerabat, beberapa yang lainnya datang seorang diri. Pasien yang sudah menginap di sana juga terlihat saling bersinggungan, berpindah dari satu ruang inap ke ruang inap yang lain. Di sudut ruangan, mushola terlihat ramai dengan harap penuh. Benar ternyata, rumah sakit adalah tempat dipanjatkannya doa paling tulus. Salah satu poli di pojo...
Dala’il al-Khayrat : Petunjuk Kebaikan, Keutamaan dan Sanad
Esai, Opini

Dala’il al-Khayrat : Petunjuk Kebaikan, Keutamaan dan Sanad

Sumber: pinterest.com/Mohammed Al-Asbahy “Jikalau kalian ingin do’a kalian tembus hingga ke langit maka bersholawatlah, karna hanya sholawat yang langsung tembus ke langit.” -KH. Munir Syafa'at, pengasuh PP Nurul Ummah Putri. --- Peringatan Maulidurrosul yang dilaksanakan pada hari Kamis, 5 September 2025, di Pendopo Pondok Pesantren Nurul Ummah Putri, acara ini mendapat respon antusias dari para santri. Selain bahagia akan peringatan kelahiran, sang kekasih Allah, tetapi juga karena hadirnya sang murobbi, KH. Munir Syafa’at di tengah santri yang merindu.  Dalam mau’idzoh beliau menyatakan bahwa sebagaimana ketika kita ingin dikenal oleh dosen kita maka kita harus mencari muka dengan aktif bertanya ataupun dengan menunjukkan potensi diri maka sama halnya dengan apabila kit...
Gerbang Santri Baru: Menyalakan Ruh Perjuangan di OP3NU-PI XXXVII
Berita, Feature

Gerbang Santri Baru: Menyalakan Ruh Perjuangan di OP3NU-PI XXXVII

Peserta OP3 sedang berfoto bersama YKD - Pondok Pesantren Nurul Ummah Putri kembali menggelar acara tahunan Orientasi Pengenalan Pondok Pesantren (OP3NU-PI XXXVII). Kegiatan ini diperuntukkan bagi santri baru sebagai langkah awal untuk mengenal lebih dekat kehidupan kepesantrenan, mulai dari sejarah pondok, tata aturan, hingga kegiatan yang akan mereka jalani selama mondok. OP3NU-PI XXXVII berlangsung selama dua hari, 27–28 September, dengan rangkaian acara yang padat namun penuh cerita. Di hadapan mereka terbentang perjalanan dua hari penuh: mengenal tradisi, menyimak nasihat pengasuh, menjalin persaudaraan, hingga meneguhkan identitas sebagai santri. Tema OP3NU-PI XXXVII ini, “Mengobarkan Jiwa Perjuangan, Meneguhkan Nilai Kepesantrenan”, seakan menjadi kompas arah. Bahwa perjalanan...
Kebebasan Membaca: Disangka Baca Buku Sudah Paling Aman, Ternyata…
Esai, Opini

Kebebasan Membaca: Disangka Baca Buku Sudah Paling Aman, Ternyata…

Sumber: Kompas.com Bagaimana kita bisa mengedukasi masyarakat agar melihat buku sebagai ruang dialektika pemikiran, bukan propaganda yang harus ditakuti? Kebebasan membaca merupakan salah satu hak fundamental yang melekat pada setiap individu. Sayangnya, di Indonesia, hak ini kerap terancam oleh praktik penyitaan buku yang muncul dari waktu ke waktu. Beberapa kasus terbaru memperlihatkan hal tersebut, misalnya setelah kericuhan di Gedung DPRD Jawa Barat pada 17 September 2025. Polisi menyita puluhan judul bacaan dari 25 tersangka, mulai dari novel Anak Semua Bangsa karya Pramoedya Ananta Toer hingga literatur bertema anarkisme seperti Ekologi Revolusioner, Revolusi Subuh, dan Menuju Estetika Anarkis. Langkah serupa ditempuh Polda Jawa Timur yang mengamankan sebelas buku dari tersa...
Cintaku Sebatas Obsesi Semu
Cerpen, Sastra

Cintaku Sebatas Obsesi Semu

Sumber: instagram.com/tahilalats Hari Jumat yang alhamdulillah-masyaallah-tabarakallah, segala kerjaan terasa seperti jalan tol, lancar jaya bebas hambatan. Sayang, menjelang peluit kick-off tanda berakhirnya waktu menjadi budak korporat, datang seutas pesan yang mengguncang kedamaian jiwa dan raga. Ibu Pemred tercinta mengingatkan tanggung jawab saya sebagai Takmir Rumah Damai, yaitu membuat sebuah coretan untuk mengisi ayat-ayat di Rumah Damai. “Deadline-nya besok”, susulnya. Sore yang mulanya terasa begitu cerah seketika menjadi sedikit mendung, meskipun di luar memang langitnya sudah siap membombardir bumi dengan peluru airnya. Agak lebay, tapi begitulah rasanya ketika mendapat surat cinta tersebut. Menulis bukanlah hal yang susah, namun memilih topik yang menarik untuk ditulis a...
Di Bawah Rembulan, Lantunan Ayat Mengalir Bersama Aroma Bakwan
Berita, Feature

Di Bawah Rembulan, Lantunan Ayat Mengalir Bersama Aroma Bakwan

Malam itu, di bawah rembulan yang terang, udara malam yang dingin, tercipta sebuah kehangatan di rumah kami Nurul Ummah Putri. Bukan dari suhu ruangan, melainkan dari lantunan ayat suci Al-Qur'an. Lisan demi lisan bergantian melantunkan, mengalun indah, dan penuh penghayatan. Setiap lantunan adalah pesan kebaikan yang disampaikan, dan setiap hati yang menyimak menjadi penerima yang setia. Semua menyerap firman-firman suci, dan menyatu dalam kekhusyukan hati. Di ruang yang sederhana, kehangatan sangat terasa. Ada yang memejamkan mata, menghayati ayat demi ayat suci hingga masuk dalam sanubari. Ada yang menatap mushaf dengan cinta, seolah dia menjadi sahabat paling berharga. Lantunan-lantunan ayat suci bukan sekadar suara, melainkan getaran yang menyatukan dan memberi ketenangan. Lantu...
Tafsir sebagai Media Kritik dan Afirmasi Terhadap Pemerintah Orde Baru
Esai, Ilmiah

Tafsir sebagai Media Kritik dan Afirmasi Terhadap Pemerintah Orde Baru

Sumber: Pinterest Kitab tafsir merupakan karya intelektual manusia, sehingga penafsiran setiap mufasir pastilah berbeda berdasarkan sudut pandang masing-masing. Ayat Al-Qur’an ibarat sebuah kabar yang diliput oleh berbagai situs web di internet. Berbagai situs web tersebut akan menyampaikan kabar dengan cara mereka masing-masing, sebagaimana kitab tafsir yang penulisnya memahami Al-Qur’an dengan pemahaman dan metode mereka tersendiri. Semua kitab tafsir dipengaruhi oleh cara pandang mufasirnya sehingga seobjektif apa pun sebuah penafsiran, pasti masih memiliki sisi subjektif yang tidak dapat terelakkan.  Perbedaan penafsiran umumnya dipengaruhi oleh perbedaan latar belakang dan lingkungan mufasir. Namun demikian, kondisi sosial politik dimana seorang mufasir hidup juga sangat me...
LPJ Sebagai Cermin Menakar Perjalanan Setengah Tahun Kompleks Hafshoh
Berita

LPJ Sebagai Cermin Menakar Perjalanan Setengah Tahun Kompleks Hafshoh

Susana LPJ Tengah Tahun Kompleks Hafshoh “Hafshoh bukan sekadar tempat tinggal, melainkan juga ruang bertumbuh. Di sini jamaah, kitab, dan kebersamaan dirawat, meski penuh tantangan dan dinamika.” Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Komplek Hafshoh kali ini bukan hanya catatan administratif, melainkan juga sebuah cermin yang memantulkan wajah kebersamaan, capaian, dan dinamika perjalanan setengah tahun terakhir. Dari pengurus hingga santri, setiap suara menyumbang mozaik tentang bagaimana Hafshoh meneguhkan identitasnya sebagai kompleks yang berorientasi pada jamaah dan kitab. Bagi Ilma, Ketua Kompleks Hafshoh, capaian penting tahun ini terlihat dari meningkatnya jamaah, kajian, dan semangat belajar santri. Sorogan berjalan dengan baik, dan program baru bernama takror memberi warna s...
Hujan dari Langit-langit Pendopo: Antara Kenyataan, Fiqh, dan Humor Santri
Bilik Santri

Hujan dari Langit-langit Pendopo: Antara Kenyataan, Fiqh, dan Humor Santri

Sumber: Pinterest.com Di Pondok Pesantren Nurul Ummah Putri, pendopo sering menjadi pusat aktivitas. Tempat belajar, berdiskusi, atau sekadar bercengkerama. Namun, ada satu fenomena yang kerap mengganggu kenyamanan: hujan yang bukan berasal dari langit, melainkan dari langit-langit pendopo. Bukan sekadar tetesan air biasa, melainkan cairan atau serpihan yang menimbulkan tanda tanya: suci atau najis, aman atau justru mengganggu? Entah kalian pernah mengalaminya atau tidak, tetapi ada kegelisahan tersendiri setiap kali saya berada di pendopo. Bukan karena suara pagar besi dipukul pukul tiga pagi, bukan pula karena tokek yang berbunyi berulang kali. Ini lebih serius, menyangkut kenyamanan dan keamanan santri. Hujan itu datang tiba-tiba. Karena pendopo beratap, otomatis ia berasal dar...
Merajut Silaturahmi dalam Bingkai Maulid Nabi di SMP & SMA Islam Darussalam
Berita

Merajut Silaturahmi dalam Bingkai Maulid Nabi di SMP & SMA Islam Darussalam

Suasana silaturahmi wali santri di acara maulid Nabi SAW YKD - SMP Islam Darussalam dan SMA Islam Darussalam mengadakan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus Pertemuan Wali Santri pada Ahad pagi (14/9) di Pendopo Al-Khadijah. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati kelahiran Nabi sekaligus menjalin silaturahmi wali santri. Acara dibuka dengan pembacaan basmalah, yang dipimpin oleh Arifah Ahkmallah Setia Gusti (Peserta Didik SMP Islam Darussalam) dan Najwa Aulia Azzahra (Peserta Didik SMA Islam Darussalam) sebagai master of ceremony. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur'an oleh Berlian Verdamara (Peserta Didik SMA Islam Darussalam), dan diikuti dengan sambutan-sambutan. Memasuki agenda inti yang pertama, yaitu Peringatan Maulid N...