Merajut Silaturahmi dalam Bingkai Maulid Nabi di SMP & SMA Islam Darussalam

Suasana silaturahmi wali santri di acara maulid Nabi SAW

YKD – SMP Islam Darussalam dan SMA Islam Darussalam mengadakan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus Pertemuan Wali Santri pada Ahad pagi (14/9) di Pendopo Al-Khadijah. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati kelahiran Nabi sekaligus menjalin silaturahmi wali santri.

Acara dibuka dengan pembacaan basmalah, yang dipimpin oleh Arifah Ahkmallah Setia Gusti (Peserta Didik SMP Islam Darussalam) dan Najwa Aulia Azzahra (Peserta Didik SMA Islam Darussalam) sebagai master of ceremony. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur’an oleh Berlian Verdamara (Peserta Didik SMA Islam Darussalam), dan diikuti dengan sambutan-sambutan.

Memasuki agenda inti yang pertama, yaitu Peringatan Maulid Nabi, grup hadroh beranggotakan peserta didik SMP dan SMA Islam Darussalam mengiringi pembacaan maulid Simtudduror. Kegiatan berlangsung dengan khidmat hingga pembacaan doa, yang menandai berakhirnya agenda Peringatan Maulid Nabi.

Adapun agenda inti yang kedua, yaitu Pertemuan Wali Santri. Agenda ini diisi dengan penyampaian secara umum laporan perkembangan peserta didik dari masing-masing lembaga (SMP Islam Darussalam, SMA Islam Darussalam, Madrasah Diniyah Kotagede Darussalam, Asrama Pelajar Putri Nurussalam, dan Komplek Pelajar Nurul Ihsan PPKHM). Disebutkan dalam agenda ini bahwa ketika ada wali santri yang ingin berkonsultasi terkait dengan perkembangan putra atau putrinya, maka wali santri dipersilakan untuk menghubungi lembaga terkait.

Usai kedua agenda inti tersebut, acara kemudian ditutup dengan ramah tamah. Hadirin duduk bersama menyantap hidangan yang telah disediakan. Mereka berbincang dan menyambung silaturahmi, baik antara wali santri dengan wali lainnya, wali santri dengan pengelola lembaga, maupun santri dengan wali dari santri lainnya. Pada momen ini, wali santri bahkan dapat saling bertukar peluang bisnis, sebagaimana disebutkan dalam hadits Nabi.
مَنْ أَحَبَّ أَنْ يُبْسَطَ لَهُ فِي رِزْقِهِ وَيُنْسَأَ لَهُ فِي أَثَرِهِ فَلْيَصِلْ رَحِمَهُ
“Barang siapa yang ingin dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, hendaknya ia menyambung tali silaturahmi.” (H.R.Bukhari No.5986).

Di Balik Berjalannya Acara

Pada awalnya, acara ini dijadwalkan dilaksanakan pada Ahad (7/9) lalu. Namun, dikarenakan keadaan saat itu sedang dipenuhi oleh aktivitas para demonstran, khususnya di Yogyakarta, pelaksanaan acara kemudian ditunda. Hal ini demi memastikan keselamatan peserta acara, khususnya wali santri yang datang dari berbagai daerah.

Panitia acara ini terdiri dari anggota OSIS SMP Islam Darussalam dan SMA Islam Darussalam, dengan bantuan dan bimbingan para guru, khususnya Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, serta pihak pengelola lembaga terkait. Berdasarkan hasil wawancara dengan bapak Abdul Lathif Al Hakim selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMP Islam Darussalam, acara tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.

“Sebelumnya, acara Peringatan Maulid Nabi terpisah dengan Pertemuan Wali Santri. Sebenarnya, acara yang panitianya anggota OSIS adalah acara Peringatan Maulid Nabi. Sedangkan, acara Pertemuan Wali Santri merupakan agenda rutinan tiga bulan sekali yang diselenggarakan oleh pengelola lembaga SMP Islam Darussalam (SMP ID), SMA Islam Darussalam (SMA ID), Madrasah Diniyah Kotagede Darussalam (MDKD), Asrama Pelajar Putri Nurussalam, dan Komplek Pelajar Nurul Ihsan PPKHM.”

Beliau menambahkan, karena tahun ini dua acara digabung dalam satu rangkaian, maka kepanitiaannya juga merupakan gabungan, terdiri dari anggota OSIS SMP dan SMA Islam Darussalam bersama pengelola lembaga SMP ID, SMA ID, MDKD, Asrama Pelajar Putri Nurussalam, dan Komplek Pelajar Nurul Ihsan PPKHM.

“Adapun mengenai peserta acara, diperkirakan jumlahnya mencapai 350 orang yang terdiri dari para santri, wali santri, guru, asatidz, maupun pengelola lembaga terkait.”

Reporter: Rokhmatul Huda | Editor: Nayla Sya