Tag: kotagede

Manaqib Kubro JATMAN DIY, Wali Kota Yogyakarta Soroti Peran Thariqah dalam Penguatan SDM dan Kepemimpinan
Berita

Manaqib Kubro JATMAN DIY, Wali Kota Yogyakarta Soroti Peran Thariqah dalam Penguatan SDM dan Kepemimpinan

Reporter: Alfian Hamid | Editor: Adhwa Nala  dokumentasi media PPKHM YKD - Jam’iyyah Ahlith Thariqah Al-Mu‘tabarah An-Nahdliyah (JATMAN) Idaroh Wustho Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar Manaqib Kubro, Istighotsah, Temu Mursyid, dan Pengajian Akbar pada Ahad (21/12). Kegiatan yang diikuti oleh ribuan jamaah dari berbagai wilayah ini berlangsung khidmat di Pendopo Al-Khadijah, Pondok Pesantren Nurul Ummah Putri. Acara dimulai sejak pagi hari dengan pra-acara berupa registrasi peserta dan penyambutan jamaah. Pembukaan diawali dengan penampilan hadroh santri Pondok Pesantren Kotagede Hidayatul Mubtadi-ien, dilanjutkan dengan pembacaan kalam ilahi dan sholawat thariqiyyah, serta menyanyikan lagu Indonesia Raya, Syubbanul Wathon, dan Jatman Bangkit. Hadir dalam kegiatan terseb...
Haul XXII Kiai Asyhari: Lebih dari Sekadar Rutinitas Tahunan
Berita, Feature

Haul XXII Kiai Asyhari: Lebih dari Sekadar Rutinitas Tahunan

Dokumentasi Tim MDC Nurul Ummah Putri Penulis: Indi Rida | Editor: En Sya Haul sering kali dipahami sebagai agenda rutin yang khusyuk dan diakhiri dengan doa. Namun, puncak Haul Al-Maghfurlah K.H. Asyhari Marzuqi tahun ini menunjukkan bahwa mengenang seorang kiai bukan semata perkara menundukkan kepala dan menengadahkan tangan, melainkan juga menghidupkan kembali nilai-nilai kehidupan dalam keseharian. Salah satu kisah yang menarik datang dari Muhammad Yamin, Lc., santri asal Banyuwangi yang pernah membersamai K.H. Asyhari Marzuqi semasa di Baghdad. Kota itu bukan hanya pusat peradaban Islam, tetapi juga saksi perang Iran–Irak yang menjadikannya ruang penuh kecemasan. Negara-negara berlomba memproduksi senjata, menyuplai konflik, dan menghitung keuntungan di balik kehancuran. Sala...
Santri Sebagai Agent of Change: Semarak Hari Santri 2025 di Pondok Pesantren Nurul Ummah Putri
Berita, Feature

Santri Sebagai Agent of Change: Semarak Hari Santri 2025 di Pondok Pesantren Nurul Ummah Putri

YKD — Dalam semangat memperingati Hari Santri Nasional 2025, Pondok Pesantren Nurul Ummah Putri menggelar serangkaian kegiatan bertajuk “Santri sebagai Agent of Change dalam Mengawal Kemerdekaan Indonesia Menuju Peradaban Dunia”. Rangkaian acara berlangsung meriah sejak Ahad (19/10) hingga Selasa (21/10), diikuti oleh seluruh santri dengan penuh antusias dan semangat kebersamaan. Kegiatan pertama yang menjadi pembuka perayaan Hari Santri tahun ini adalah Lomba Cerdas Cermat Antar-Kompleks pada Ahad (19/10). Lomba tersebut berlangsung seru dan menggembirakan, menampilkan kemampuan intelektual santri di bidang keagamaan, pengetahuan umum, dan kebangsaan. Hasil akhir menunjukkan bahwa Kompleks Nurussalam SMA berhasil meraih Juara 1, disusul oleh Kompleks Aisyah sebagai Juara 2, Kompleks Ha...
Sinergi Umaro dan Ulama di Hari Santri: Gotong Royong Bersih-Bersih Pondok di Kota Yogyakarta
Berita, Feature

Sinergi Umaro dan Ulama di Hari Santri: Gotong Royong Bersih-Bersih Pondok di Kota Yogyakarta

YKD – Jumat (17/10), suasana di Pondok Pesantren Kotagede Hidayatul Mubtadi-ien tampak lebih ramai dari biasanya. Matahari belum naik terlalu tinggi, tetapi para santri sudah bersiap menyambut kedatangan tamu-tamu penting. Dengan pakaian rapi dan wajah penuh semangat, mereka berbaris rapi di halaman pondok, menyapa setiap rombongan yang datang dengan senyum hangat. Tak lama kemudian, Wali Kota Yogyakarta, Dr. (H.C.) dr. H. Hasto Wardoyo, Sp.OG (K), hadir untuk membuka secara resmi kegiatan Reresik Pondok Pesantren, agenda bersih-bersih pondok yang dilaksanakan serentak di lima pesantren di Kota Yogyakarta. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2025. Reresik Pondok Pesantren bukan sekadar aksi kebersihan, melainkan juga menjadi momentum...
Seni Ber-bandongan
Esai, Ilmiah

Seni Ber-bandongan

sumber: dok. redaktur Tidak, di sini saya tidak sedang membahas terkait adab-adab ber-bandongan. Saya pun masih belajar, masih memiliki banyak kekurangan secara etik. Tetapi saya ingin bebagi seni bagaimana kita ber-bandongan, melihat Bandongan memiliki karakteristik tersendiri. Kenapa kita kesulitan memahami bahasan dalam pembelajaran, terkhusus dalam Bandongan? Apakah ilmunya yang tak sampai? Atau kita yang memang tidak menggapai? Keduanya berpotensi terjadi. Meski demikian, kita tetap bisa berusaha untuk memaksimalkannya. Jika adab didefinisikan sebagai aktivitas yang berbasis teladan ataupun tulisan Ulama yang bersumber dari Rasulullah Saw. Maka tentu adab-adab berbandongan (ta'allum atau mengaji kepada guru) sudah banyak ditulis oleh para Ulama. Tulisan ini bukan untuk mengul...
Qawā‘id al-‘Isyq: Kaidah-Kaidah Cinta untuk Dhomir Muttashil dalam Hidupku
Esai

Qawā‘id al-‘Isyq: Kaidah-Kaidah Cinta untuk Dhomir Muttashil dalam Hidupku

Ada yang berkata: العلم سلطان والحكمة زاد الطريق Ilmu adalah kekuasaan, dan kebijaksanaan adalah bekal perjalanan. Tulisan ini lahir dari sosok seorang laki-laki yang pernah mengajariku bukan hanya ilmu nahwu, tapi juga tanpa ia sadari —cara mencintai. Dari setiap bait Alfiyah yang ia uraikan, aku belajar bahwa bahasa dan cinta sama-sama punya qawā‘id, kaidah yang harus ditaati agar tetap indah. Dari sikapnya, aku paham bahwa cinta sejati tidak pernah egois, melainkan bijaksana. Aku, seorang perempuan yang awalnya hanya kagum pada keluasan ilmunya dan ketenangan bicaranya, pelan-pelan menemukan diriku sedang belajar cinta dengan cara berbeda. Kekaguman itu tumbuh bukan dari manisnya kata-kata, melainkan dari kebijaksanaan yang bersembunyi di balik kalimat sederhana dan kebiasaan k...
Kebebasan Membaca: Disangka Baca Buku Sudah Paling Aman, Ternyata…
Esai, Opini

Kebebasan Membaca: Disangka Baca Buku Sudah Paling Aman, Ternyata…

Sumber: Kompas.com Bagaimana kita bisa mengedukasi masyarakat agar melihat buku sebagai ruang dialektika pemikiran, bukan propaganda yang harus ditakuti? Kebebasan membaca merupakan salah satu hak fundamental yang melekat pada setiap individu. Sayangnya, di Indonesia, hak ini kerap terancam oleh praktik penyitaan buku yang muncul dari waktu ke waktu. Beberapa kasus terbaru memperlihatkan hal tersebut, misalnya setelah kericuhan di Gedung DPRD Jawa Barat pada 17 September 2025. Polisi menyita puluhan judul bacaan dari 25 tersangka, mulai dari novel Anak Semua Bangsa karya Pramoedya Ananta Toer hingga literatur bertema anarkisme seperti Ekologi Revolusioner, Revolusi Subuh, dan Menuju Estetika Anarkis. Langkah serupa ditempuh Polda Jawa Timur yang mengamankan sebelas buku dari tersa...
SMP Islam Darussalam Yogyakarta
Formal, Lembaga, Profil

SMP Islam Darussalam Yogyakarta

Sejarah Singkat SMP Islam Darussalam Yogyakarta adalah lembaga pendidikan menengah di bawah naungan Yayasan Kotagede Darussalam. SMP Islam Darussalam berada di dalam lingkungan Pondok Pesantren Kotagede Hidayatul Mubtadi-ien yang beralamatkan di Jln. Nyi Pembayun, Gang Garuda, KG II/1051 B, Darakan Barat, Prenggan, Kec. Kotagede, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta dengan kode Pos 55172. SMP Islam Darussalam didirikan pada tanggal 8 Juli 2019 diprakarsai oleh KH. Munir Syafa’at dan Ibu Ny. Hj. Barokah Nawawi. SMP Islam Darussalam menyelenggarakan pendidikan menengah berbasis pesantren yang berfokus pada dua konsentrasi yaitu pemahaman kitab klasik/kitab kuning dan Tahfidzul Qur’an (menghafal Al-Qur’an) dan menyelaraskannya dengan Standar Nasional Pendidikan  yang telah d...
Hujan dari Langit-langit Pendopo: Antara Kenyataan, Fiqh, dan Humor Santri
Bilik Santri

Hujan dari Langit-langit Pendopo: Antara Kenyataan, Fiqh, dan Humor Santri

Sumber: Pinterest.com Di Pondok Pesantren Nurul Ummah Putri, pendopo sering menjadi pusat aktivitas. Tempat belajar, berdiskusi, atau sekadar bercengkerama. Namun, ada satu fenomena yang kerap mengganggu kenyamanan: hujan yang bukan berasal dari langit, melainkan dari langit-langit pendopo. Bukan sekadar tetesan air biasa, melainkan cairan atau serpihan yang menimbulkan tanda tanya: suci atau najis, aman atau justru mengganggu? Entah kalian pernah mengalaminya atau tidak, tetapi ada kegelisahan tersendiri setiap kali saya berada di pendopo. Bukan karena suara pagar besi dipukul pukul tiga pagi, bukan pula karena tokek yang berbunyi berulang kali. Ini lebih serius, menyangkut kenyamanan dan keamanan santri. Hujan itu datang tiba-tiba. Karena pendopo beratap, otomatis ia berasal dar...
Bukan Sekadar Seremonial, Peringatan Maulid Nabi 1447 H Jadi Momentum Umpan Balik Peristiwa Demonstrasi Rakyat 2025
Berita

Bukan Sekadar Seremonial, Peringatan Maulid Nabi 1447 H Jadi Momentum Umpan Balik Peristiwa Demonstrasi Rakyat 2025

YKD – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini terasa berbeda. Di tengah panasnya dinamika sosial-politik akibat demonstrasi rakyat 2025, gema shalawat dan refleksi kelahiran Rasulullah menghadirkan makna yang lebih dalam: bukan sekadar ritual seremonial, melainkan juga momentum untuk menimbang kembali nilai keadilan, kasih sayang, perjuangan, dan pentingnya ilmu sebagai bekal perubahan. Salah satu santri Pondok Pesantren Nurul Ummah Putri yang juga mengajar Sosiologi di SMA Islam Darussalam, Mbak Titik, menyampaikan pandangan yang menyejukkan sekaligus kritis.“Maulid Nabi bagiku seperti reminder. Kanjeng Nabi penuh dengan akhlāqul-karīmah, penuh kasih sayang, dan mengajak kita kembali ke jalan yang baik. Tahun ini, saya melihat peringatan Maulid sangat relevan dengan gejolak sosia...