Esai

Musibah: “Hadiah Eksklusif” bagi Manusia yang Gemar Maksiat?
Esai, Opini

Musibah: “Hadiah Eksklusif” bagi Manusia yang Gemar Maksiat?

https://pngtree.com Desember, D-nya “ditinggal ndekne pas lagi serius-seriuse ngapalke 1002 bait alfiyah” (di-ghosting doi tatkala serius menghafal 1002 bait alfiyah), masyaallah tabarakallah hehe. Kalau dalam peribahasa Jawa, Desember memiliki arti “deres-derese sumber” (deras-derasnya sumber/mata air). Seperti yang kita tahu, bulan Desember sudah pasti dihiasi miliaran tetes air hujan yang mengguyur manusia-manusia hopeless romantician dengan seribu quotes galaunya. Sedang bagi beberapa manusia yang lain, hujan di bulan Desember menjadi sebuah alarm akan datangnya musibah tahunan yang selalu menghantui mereka. Tragedi Beberapa waktu yang lalu, komplek belakang Ponpes Kotagede Hidayatul Mubtadi-ien ikut runtuh bersama derasnya hujan yang menerpa malam itu. Syukurnya, hanya bagian...
Istiqomah Itu Mudah: Belajar Istiqomah dari Berjama’ah
Esai, Opini

Istiqomah Itu Mudah: Belajar Istiqomah dari Berjama’ah

Dokumentasi: Tim MDC PPNU Pi اَلْإِسْتِقَامَةُ خَيْرٌ مِـنْ اَلْفِ كَــرَامَةٍ "Istiqomah lebih baik daripada seribu karomah" Salah satu bagian dari akhlak mulia dan ajaran fundamental dalam Islam yang harus dipegang teguh oleh seorang muslim adalah istiqomah. Istiqomah merupakan suatu sikap teguh pendirian dan konsisten dalam menjaga keyakinan serta menjalankan perintah Allah SWT dan menjauhi larangan-Nya secara terus-menerus. Dalam konsep kita diajarkan bahwa suatu perkara kecil yang dilakukan secara konsisten dan terus-menerus akan lebih bermakna dan berdampak daripada melakukan suatu perkara yang besar tanpa adanya konsistensi. Istiqomah juga merupakan salah satu prinsip dalam agama Islam sekaligus bentuk implementasi dari keimanan yang tertanam di dalam hati. Ketika seseor...
Antara Kebebasan Pers dan Etika Jurnalistik: Ketika Pesantren Dijadikan Komoditas Konten
Opini

Antara Kebebasan Pers dan Etika Jurnalistik: Ketika Pesantren Dijadikan Komoditas Konten

Beberapa waktu terakhir, dunia pesantren lagi-lagi jadi bahan obrolan publik. Entah kenapa, setiap kali ada isu soal pesantren, masyarakat seperti terbagi dua: yang benar-benar paham dan yang cuma ikut-ikutan rame. Mulai dari tuduhan soal “feodalisme pesantren”, kasus kekerasan seksual yang bikin miris, sampai musibah robohnya musholla Pondok Pesantren Al-Khoziny yang sempat bikin linimasa penuh ucapan duka. Belum sempat napas, eh, muncul lagi tayangan “Xpose Uncensored” di Trans7 tanggal 13 Oktober 2025 yang menyorot kehidupan pesantren dan beberapa sosok Kyai dan Bu Nyai.  Terdapat sosok KH. Anwar Manshur, pendiri Pesantren Hidayatul Mubtadi’at Lirboyo. Tayangan yang disiarkan pada 13 Oktober 2025 itu memicu kegaduhan public khususnya Masyarakat peaantren karena dianggap menampil...
Seni Ber-bandongan
Esai, Ilmiah

Seni Ber-bandongan

sumber: dok. redaktur Tidak, di sini saya tidak sedang membahas terkait adab-adab ber-bandongan. Saya pun masih belajar, masih memiliki banyak kekurangan secara etik. Tetapi saya ingin bebagi seni bagaimana kita ber-bandongan, melihat Bandongan memiliki karakteristik tersendiri. Kenapa kita kesulitan memahami bahasan dalam pembelajaran, terkhusus dalam Bandongan? Apakah ilmunya yang tak sampai? Atau kita yang memang tidak menggapai? Keduanya berpotensi terjadi. Meski demikian, kita tetap bisa berusaha untuk memaksimalkannya. Jika adab didefinisikan sebagai aktivitas yang berbasis teladan ataupun tulisan Ulama yang bersumber dari Rasulullah Saw. Maka tentu adab-adab berbandongan (ta'allum atau mengaji kepada guru) sudah banyak ditulis oleh para Ulama. Tulisan ini bukan untuk mengul...
Qawā‘id al-‘Isyq: Kaidah-Kaidah Cinta untuk Dhomir Muttashil dalam Hidupku
Esai

Qawā‘id al-‘Isyq: Kaidah-Kaidah Cinta untuk Dhomir Muttashil dalam Hidupku

Ada yang berkata: العلم سلطان والحكمة زاد الطريق Ilmu adalah kekuasaan, dan kebijaksanaan adalah bekal perjalanan. Tulisan ini lahir dari sosok seorang laki-laki yang pernah mengajariku bukan hanya ilmu nahwu, tapi juga tanpa ia sadari —cara mencintai. Dari setiap bait Alfiyah yang ia uraikan, aku belajar bahwa bahasa dan cinta sama-sama punya qawā‘id, kaidah yang harus ditaati agar tetap indah. Dari sikapnya, aku paham bahwa cinta sejati tidak pernah egois, melainkan bijaksana. Aku, seorang perempuan yang awalnya hanya kagum pada keluasan ilmunya dan ketenangan bicaranya, pelan-pelan menemukan diriku sedang belajar cinta dengan cara berbeda. Kekaguman itu tumbuh bukan dari manisnya kata-kata, melainkan dari kebijaksanaan yang bersembunyi di balik kalimat sederhana dan kebiasaan k...
Dala’il al-Khayrat : Petunjuk Kebaikan, Keutamaan dan Sanad
Esai, Opini

Dala’il al-Khayrat : Petunjuk Kebaikan, Keutamaan dan Sanad

Sumber: pinterest.com/Mohammed Al-Asbahy “Jikalau kalian ingin do’a kalian tembus hingga ke langit maka bersholawatlah, karna hanya sholawat yang langsung tembus ke langit.” -KH. Munir Syafa'at, pengasuh PP Nurul Ummah Putri. --- Peringatan Maulidurrosul yang dilaksanakan pada hari Kamis, 5 September 2025, di Pendopo Pondok Pesantren Nurul Ummah Putri, acara ini mendapat respon antusias dari para santri. Selain bahagia akan peringatan kelahiran, sang kekasih Allah, tetapi juga karena hadirnya sang murobbi, KH. Munir Syafa’at di tengah santri yang merindu.  Dalam mau’idzoh beliau menyatakan bahwa sebagaimana ketika kita ingin dikenal oleh dosen kita maka kita harus mencari muka dengan aktif bertanya ataupun dengan menunjukkan potensi diri maka sama halnya dengan apabila kit...
Kebebasan Membaca: Disangka Baca Buku Sudah Paling Aman, Ternyata…
Esai, Opini

Kebebasan Membaca: Disangka Baca Buku Sudah Paling Aman, Ternyata…

Sumber: Kompas.com Bagaimana kita bisa mengedukasi masyarakat agar melihat buku sebagai ruang dialektika pemikiran, bukan propaganda yang harus ditakuti? Kebebasan membaca merupakan salah satu hak fundamental yang melekat pada setiap individu. Sayangnya, di Indonesia, hak ini kerap terancam oleh praktik penyitaan buku yang muncul dari waktu ke waktu. Beberapa kasus terbaru memperlihatkan hal tersebut, misalnya setelah kericuhan di Gedung DPRD Jawa Barat pada 17 September 2025. Polisi menyita puluhan judul bacaan dari 25 tersangka, mulai dari novel Anak Semua Bangsa karya Pramoedya Ananta Toer hingga literatur bertema anarkisme seperti Ekologi Revolusioner, Revolusi Subuh, dan Menuju Estetika Anarkis. Langkah serupa ditempuh Polda Jawa Timur yang mengamankan sebelas buku dari tersa...
Tafsir sebagai Media Kritik dan Afirmasi Terhadap Pemerintah Orde Baru
Esai, Ilmiah

Tafsir sebagai Media Kritik dan Afirmasi Terhadap Pemerintah Orde Baru

Sumber: Pinterest Kitab tafsir merupakan karya intelektual manusia, sehingga penafsiran setiap mufasir pastilah berbeda berdasarkan sudut pandang masing-masing. Ayat Al-Qur’an ibarat sebuah kabar yang diliput oleh berbagai situs web di internet. Berbagai situs web tersebut akan menyampaikan kabar dengan cara mereka masing-masing, sebagaimana kitab tafsir yang penulisnya memahami Al-Qur’an dengan pemahaman dan metode mereka tersendiri. Semua kitab tafsir dipengaruhi oleh cara pandang mufasirnya sehingga seobjektif apa pun sebuah penafsiran, pasti masih memiliki sisi subjektif yang tidak dapat terelakkan.  Perbedaan penafsiran umumnya dipengaruhi oleh perbedaan latar belakang dan lingkungan mufasir. Namun demikian, kondisi sosial politik dimana seorang mufasir hidup juga sangat me...
Lentera yang Tak Padam: Tentang Ilmu yang Menghidupkan
Esai, Ilmiah

Lentera yang Tak Padam: Tentang Ilmu yang Menghidupkan

Di pesantren, kita sering melihat santri yang khusyuk beribadah, tekun mengaji, dan rajin bangun malam. Semuanya adalah gambaran ke-shalih-an yang patut diteladani. Namun, dalam khazanah keilmuan Islam, ada satu derajat yang lebih tinggi dari sekadar ke-shalih-an pribadi: derajat orang yang faqih, yakni orang yang mendalami agama dengan ilmu. "Fadhlul ‘alim ‘alal ‘abid ka fadhlil qamari ‘ala sa’iril kawakib." “Keutamaan orang alim dibanding ahli ibadah seperti keutamaan bulan atas seluruh bintang-bintang lainnya.” (HR. Abu Dawud, Tirmidzi) Nabi ﷺ menggambarkan perbedaan antara orang alim dan ahli ibadah dengan perumpamaan yang sangat indah. Bintang-bintang memang bercahaya, tapi cahayanya hanya untuk dirinya sendiri. Sementara itu, bulan memantulkan cahaya yang menerangi sekelilin...
Teladan Kejujuran Nabi Di Tengah Gelombang Demonstrasi
Esai

Teladan Kejujuran Nabi Di Tengah Gelombang Demonstrasi

Sumber: https://id.pinterest.com/ Beberapa akhir ini, jalanan ibu kota dan daerah kembali di penuhi dengan aksi massa, ribuan orang berdemo mulai dari mahasiswa, buruh, hingga masyarakat dari berbagai kalangan ikut menggema menuntut keadilan. Berdiri dan berkerumunan di bawah terik matahari, mereka bukan karena senang berpanas-panasan, melainkan menuntut keadilan pada berbagai keresahan yang tak kunjung terjawab: janji politik yang di inkari serta berbagai kebijakan yang hanya menguntungkan beberapa pihak saja. Spanduk yang menyarakan keresahan masyarakat, orasi yang diteriakkan, serta demontrasi yang selalu menjadi wajah paling nyata bukti krisisnya kepercayaan masyarakat pada pemimpinnya. Semua itu sejatinya merupakan akumulasi dari krisis moral para elite, terutama dalam satu hal ...