Tag: ppnu-pi

Menggali Pemikiran Nahwu dan Sorof dalam Pesantren Salaf: Estetika Bahasa sebagai Jembatan Dakwah di Era Modern
Esai

Menggali Pemikiran Nahwu dan Sorof dalam Pesantren Salaf: Estetika Bahasa sebagai Jembatan Dakwah di Era Modern

Pict: Kitab Alfiyah Ibnu Malik (Koleksi Penulis) Di balik tradisi luhur pesantren salaf, terdapat kekayaan ilmu yang tidak hanya berfungsi untuk memahami bahasa Arab, tetapi juga membuka pintu-pintu pemahaman lebih dalam terhadap teks-teks agama yang hidup. Nahwu, sorof, dan nadhom Alfiyah bukan sekadar alat pendidikan; mereka adalah jendela yang menghubungkan santri dengan kedalaman spiritualitas dan pemahaman agama yang lebih universal. Dalam dunia yang semakin canggih ini, pemahaman mendalam tentang ketiga ilmu ini tidak hanya relevan, tetapi juga menjadi alat penting untuk memahami pesan dakwah yang lebih dinamis dan efektif. Nahwu dan Sorof: Fondasi yang Membawa Makna ke Permukaan Nahwu dan sorof lebih dari sekadar alat untuk menguasai bahasa Arab; keduanya adalah kunci untuk...
Ilmu Itu Tidak Netral
Esai

Ilmu Itu Tidak Netral

Pict: Kitab Karya KH. Hasyim Asy’ari dalam Adab al-‘Ālim wa al-Muta‘allim (Koleksi Penulis) Di suatu malam yang dingin di pondok, aku membuka kembali lembaran kitab Ta‘līm al-Muta‘allim. Di sela-sela huruf gundul yang mulai akrab, aku menemukan satu kalimat yang membuatku berhenti: “La yanalul-‘ilma birāhatil-jism” ilmu tidak bisa diperoleh dengan tubuh yang bersantai. Tapi entah kenapa malam itu aku justru terdiam bukan karena rasa lelah, tapi karena pertanyaan yang muncul diam-diam: "Ilmu yang dicari ini, arahnya ke mana?" Sejak kecil, kita diajari bahwa menuntut ilmu itu mulia. Tapi jarang yang mengajak kita berpikir bahwa ilmu itu tidak pernah benar-benar netral. Ia bukan benda mati. Ia punya arah. Ia bisa membimbing, tapi juga bisa membutakan. Lalu, kita yang sedang menuntutnya—...
Oprec TBD 2025 Resmi Ditutup, 13 Santri Mengikuti Outbound dan Pembaitan Anggota Baru
Berita

Oprec TBD 2025 Resmi Ditutup, 13 Santri Mengikuti Outbound dan Pembaitan Anggota Baru

Anggota baru sedang membaca ikrar anggota TBD di pantai Cemara Sewu pada Minggu, 18/05 Nupipress — Open Recruitment anggota  Tim Bina Desa (TBD) Pondok Pesantren Nurul Ummah Putri tahun 2025 resmi ditutup. Dari 23 santri yang mendaftar, terdapat 13 santri yang lolos setelah mengikuti beberapa tahapan seleksi. Santri yang telah dinyatakan diterima, selanjutnya mengikuti kegiatan Outbond dan Pembaiatan di Pantai Cemara Sewu pada Minggu, 18/05. Zidna Amalia, selaku panitia divisi acara memaparkan bahwa alur seleksi tahun ini tidak jauh berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Tahapan pertama seleksi administrasi, pendaftaran bisa dilakukan secara online melalui link dan offline melalui formulir kertas. Kemudian pada tahap kedua peserta akan mengikuti tes tertulis dan wawancara. &nbs...
Ramadan yang Berbeda
Esai

Ramadan yang Berbeda

Lebih dari sebulan yang lalu, tepatnya pada momen peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad saw. tahun 1446 H, Abah kembali dari perjalanan panjangnya. Beliau ngendikan yang kurang lebih seperti ini, "Rindu hati ini setelah sekian lama tidak bersua dengan para santri". Beliau juga berkata bahwa sebentar lagi kita akan memasuki bulan Ramadan, dan tidak sabar akan kedatangannya, sehingga diminta segera mempersiapkan kegiatan "Ramadan fil Ma'had". Sedihnya, tak lama berselang, Abah terkena penyakit gula yang bukanlah hal sepele. Namun seperti kata Efek Rumah Kaca dalam salah satu liriknya, "Diabetes adalah sebuah proses yang alami". Doa selalu kita panjatkan untuk kesembuhan beliau. Aamiin… Sudah menjadi informasi umum bahwa Abah Yai Munir Syafa'at sedang menjalani proses penyembuhan sehingg...
Asbab dan Tajrid dalam konteks Dualitas
Artikel

Asbab dan Tajrid dalam konteks Dualitas

Ilustrasi jalan bercabang yang menggambarkan dualitas kehidupan Manakah yang lebih utama bekerja atau tawakal? Dalam kitab Kifayatul Atqiya' karya Sayyid Abu Bakar bin Muhammad Syatha ad- Dimyati dijelaskan setidaknya ada tiga pendapat disini: Pertama, Lebih utama tawakal karena tawakal adalah karakteristik Nabi dan para Ahli Sufi. Kedua, Lebih Utama Bekerja. Sebab bekerja dapat menarik rezeki. Juga termasuk kesunahan. Hal ini berdasarkan dalil Q.S Jum'ah: 10 terkait seruan bekerja setelah shalat jumat selesai ditunaikan. "Apabila salat (Jumat) telah dilaksanakan, bertebaranlah kamu di bumi, carilah karunia Allah, dan ingatlah Allah sebanyak-banyaknya agar kamu beruntung". Ketiga, Keduanya bisa saja sama-sama menjadi prioritas, tergantung situasi dan kondisi yang sedang dialami...
Menebar Manfaat Di Bulan Suci, Madrasah Diniyah Nurul Ummah Putri Terjunkan 27 Santri Untuk Laksanakan Pesantren Kilat Ramadhan (PKR)
Berita

Menebar Manfaat Di Bulan Suci, Madrasah Diniyah Nurul Ummah Putri Terjunkan 27 Santri Untuk Laksanakan Pesantren Kilat Ramadhan (PKR)

Foto bersama kelas 2 Marhalah 3 di sekitar lingkungan Pondok Pesantren Nurul Ummah Putri sebelum penerjunan ke lokasi  PKR  pada Jum’at, 28/02. Nupipress - Menyambut bulan suci Ramadhan Madrasah Diniyah Nurul Ummah Putri terjunkan 27 santri untuk laksanakan Pesantren Kilat Ramadhan (PKR). Kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian masyarakat para santri dengan mempraktikan keilmuan yang telah dapatkan di pondok pesantren. Kegiatan yang ditujukan untuk kelas 2 Marhalah 3 ini melakukan penerjunan pada Jum’at, 28/02. Nunung Khasanah selaku ketua panitia PKR  memaparkan  bahwa pada periode ini, jumlah santri yang diterjunkan sebanyak 27 orang tersebar di 13 titik dengan 11 posko. Lokasi tepatnya ada di tiga kelurahan daerah Kabupaten Bantul. Program PKR ini dilaksanakan selama 20 hari terh...
Terkurung Dalam FOMO: Maksiat Sebagai Tren Yang Membahayakan
Artikel

Terkurung Dalam FOMO: Maksiat Sebagai Tren Yang Membahayakan

Imam Al Bushairy Dalam Syair Burdahnya mengatakan:مَنْ لِى بِرَدِّ جِمَاحٍ مِنْ غَوَايَتِهَا 🌹كَمَايُرَدُّ جِمَاحُ اْلخَيْلِ بِالُّلجُمِ"Siapakah kita yang mampu menolak liarnya puncak hawa nafsu. Sebagaimana halnya menolak Keliaran kuda melalui kekang".Bait diatas memberikan ilustrasi betapa dahsyatnya gejolak hawa nafsu, bahkan tak seorangpun mampu menolaknya. Ketika nafsu datang dengan menggila ibarat kuda liar yang tak mampu dihentikan dengan tali kekang. Demikian halnya nafsu dalam diri manusia. Maka sangat naif jika seseorang mengatakan ia tidak memiliki kecenderungan syahwat terhadap suatu hal. Lalu bagaimana menyikapinya? Kemudian pada bait selanjutnya Imam Bushairi kembali berkata:فَلَا تَرُمْ بِالْمَعَاصِى كَسْرَ شَهْوَتِهَا 🌹 إِنَّالطَّعَامَ يُّقَوِّى شَهْوَةَ النَّهِمِ"Maka jan...
Gebyar Nusantara 2025: Merayakan Kebersamaan dalam Keberagaman
Berita

Gebyar Nusantara 2025: Merayakan Kebersamaan dalam Keberagaman

Gebyar nusantara pondok pesantren nurul ummah putri Kotagede, yogyakarta Nurmapi - Dalam serangkaian acara Haflah dan Harlah PPNU-PI ke 38, Gebyar Nusantara kembali digelar. Salah satu acara yang selalu dinantikan oleh para santri setiap tahunnya. Acara ini digelar pada Jumat malam (21/2/2025) di Masjid Al Faruq Lantai dua, dengan penuh semangat dan antusiasme dari semua santri. Gebyar Nusantara merupakan salah satu acara tahunan yang merangkum kreatifitas santri dari berbagai daerah yang berbeda untuk saling unjuk keberagaman budaya dari daerah asal masing -masing. Acara ini dimeriahkan oleh rekan-rekan santri dari tiga perwakilan daerah berbeda yaitu Daerah istimewa Yogyakarta, Daerah jawa, dan Luar jawa. Isna Rokhimah selaku juri menuturkan bahwa acara ini bukan hanya sekadar s...
Cerita di Balik Layar Pementasan “Qirtub In Action”
Berita

Cerita di Balik Layar Pementasan “Qirtub In Action”

Peserta Qirtub In Action di Pondok Pesantren Nurul Ummah Putri Kotagede,17/02/2025. Nurmapi -  “Qirtub in Action” memberikan wajah  baru pada  perayaan Harlah ke – 38,Haflah dan Pekan Pustaka Nurul Ummah Putri (PPNU) Kotagede ke – 19.  Pasalnya biasanya para santri hanya membaca kitab tetapi kali ini, mereka diberi tantangan untuk mengemas teks kitab menjadi sebuah pertunjukan  drama. Kira-kira bisa tidak ya, nanti gimana alur ceritanya ? hmmm. “Qira’atul Kutub” yang kerab di singkat “Qirtub” merupakan sebuah metode membaca kitab berbahasa arab di kalangan pondok pesantren. Lomba kali ini ditujukan untuk setiap kelas di Madrasah Diniyah Nurul Ummah Putri Kotagede. Jumlah kelompoknya bebas sesuai dengan kebutuhan masing-masing. Peserta juga bebas menentukan ma...
Dari Pengalaman Menjadi Tulisan, Dari Kehidupan Menjadi Cerita Lisan
Berita

Dari Pengalaman Menjadi Tulisan, Dari Kehidupan Menjadi Cerita Lisan

Fotografer : Ibti “Bagi seorang penulis, semua hal dan semua pertemuan bisa menjadi bermakna.” Kutipan ini disampaikan oleh Kalis Mardiasih dalam seminarnya di Pondok Pesantren Nurul Ummah Putri. Seminar tersebut digelar pada 16 Februari 2025 di Pendopo Al-Khadijah dalam rangka Haflah Akhirussanah dan Harlah ke-38 Pondok Pesantren Nurul Ummah Putri. Acara ini bekerja sama dengan Pengurus Pekan Pustaka NUPi ke-19 dengan mengusung tema Suara dan Tulisan Perempuan: Inspirasi Perubahan. Seminar ini terdiri dari beberapa rangkaian acara, yakni pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, sambutan, sesi inti seminar, tanya jawab, dan penutupan. Dalam sambutannya, Isna Rokhimah menyampaikan bahwa seminar ini bertujuan untuk merayakan perjalanan pendidikan di pesantren sekaligus menegaskan pera...