
YKD – Kamis (30/10) Perpustakaan An-Nabil Nurul Ummah Putri memberikan penghargaan kepada pengirim karya majalah dinding (mading) terbaik pada edisi Maulid Nabi Muhammad SAW. Penyerahan penghargaan berlangsung di Pendopo Al-Khodijah seusai kegiatan sholawat, sebagai bentuk apresiasi dan upaya menumbuhkan semangat literasi, kreativitas, serta pemahaman keteladanan Rasulullah SAW di kalangan santri.
Kegiatan ini menjadi bagian dari program pembinaan literasi pesantren yang secara rutin dilaksanakan untuk melatih keterampilan menulis, berpikir kritis, dan berkarya para santri. Pada edisi kali ini, Komplek Hafsoh yang terdiri dari lima kamar turut berpartisipasi mengangkat konten bertema Maulid Nabi, mulai dari fakta unik, opini, hingga nilai-nilai akhlak Rasulullah SAW.
Berdasarkan hasil penilaian tim perpustakaan, Kamar Hafsoh 5 ditetapkan sebagai peraih karya mading terbaik. Mereka dinilai unggul dalam aspek kreativitas, kesesuaian tema, kerapian penyajian, serta ketepatan pengumpulan karya.
Suasana acara berlangsung hangat dan penuh antusiasme. Ketika pengumuman pemenang disampaikan, para santri tampak bersorak dan bertepuk tangan dengan semangat. Wajah-wajah penuh harap terlihat dari setiap perwakilan kamar yang menyimak hasil penilaian dengan serius. Saat nama Kamar Hafsoh 5 disebut sebagai juara, suasana pendopo langsung dipenuhi sorak dukungan dan senyum bangga dari anak kamar Hafsah 5.
Perwakilan kamar pemenang menerima penghargaan dengan ekspresi bahagia dan rasa syukur. Momen penyerahan hadiah oleh Ibu Isna Rokhimah diabadikan oleh tim media, menjadikan suasana semakin hangat dan penuh kebersamaan. Sorak dukungan kembali terdengar saat dua santri tercepat dalam menyelesaikan kuis mading—Atfiroh Amrina dan Alma Aulia dipanggil maju untuk menerima apresiasi.
“Alhamdulillah, kami sangat senang dan berterima kasih kepada Perpus An-Nabil atas apresiasi ini. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berkarya dan lebih bersemangat dalam mengikuti program mading ke depannya,” tutur perwakilan kamar Hafsah 5.
“Saya sangat senang dan bersyukur atas apresiasi ini. Semoga Perpus An-Nabil semakin maju dan semakin banyak santri yang berkunjung serta turut menantikan karya-karya inspiratif, terutama mading Assabiq,” tutur salah satu pemenang kuis.
Melalui kegiatan ini, Perpustakaan An-Nabil berharap dapat terus mendorong semangat literasi, kreativitas, dan budaya berkarya santri Nurul Ummah Putri. Program ini diagendakan secara berkala dua bulan sekali untuk menjaga antusiasme dan bakat literasi santri Nurul Ummah Putri.
Reporter: Ibtida | Editor: Adhwa N
