
Latar Belakang
Madrasah Diniyah Nurul Ummah Putri (MDNU-Pi) berlokasi di Desa Prenggan, Kecamatan Kotagede, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta. Letaknya berada di sebelah barat ndalem Pengasuh Pondok dan tepat di sisi selatan Masjid Al-Faruq. MDNU-Pi merupakan lembaga otonom yang berada di bawah naungan Pondok Pesantren Nurul Ummah Putri dan berdiri di atas tanah milik pengasuh. Seiring berkembangnya Pondok Pesantren Nurul Ummah Putri, jumlah santri putri yang menimba ilmu semakin meningkat. Pada masa awal, kegiatan kajian bagi santri putri dimulai pada bulan Ramadhan 1406 H dengan metode sorogan, bandongan, dan weton, yang seluruhnya diselenggarakan secara non-klasikal. Pada periode ini (1406–1408 H / 1986–1988 M), pondok belum memiliki kepengurusan resmi, tetapi telah ada seorang koordinator yang bertanggung jawab atas penyelenggaraan kegiatan. Lima santri putri tinggal menetap di kediaman pengasuh sebagai angkatan pertama. Memasuki periode berikutnya, perkembangan pondok berlangsung cukup pesat. Jumlah santri bertambah dan menjadi semakin beragam, sehingga dibentuklah kelompok kajian kitab berdasarkan seleksi atau penentuan kelas. Pada periode 1410–1412 H / 1990–1992 M, kegiatan belajar mengajar mulai menggunakan kurikulum kitab secara terstruktur. Dari sinilah Madrasah Diniyah Nurul Ummah Putri resmi berdiri dan berkembang hingga saat ini.
Visi Misi
Visi MDNU-Pi yaitu
Terwujudnya Generasi muslimah yang mampu berkhidmat kepada pesantren dan masyarakat.
Misi MDNU-Pi adalah:
- Mengupayakan sistem pendidikan Islam (pesantren) yang berkualitas.
- Menyiapkan santri agar mampu menjadi anggota masyarakat dan dapat berperan aktif dalam hubungan timbal balik dengan lingkungan sosial, budaya, dan alam sekitarmya.
- Menghasilkan lulusan yang memiliki komitmen dan dedikasi yang tinggi dalam menyebarluaskan ajaran Islam yang murni dengan menempuh manhaj Ahl al-sunnah wa al-Jama’ah dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Status
| No | Uraian | Keterangan |
|---|---|---|
| 1 | Nama Madrasah | Madrasah Diniyah Nurul Ummah Putri |
| 2 | Nomor Statistik Diniyah | 31.12.34.71.0011 |
| 3 | Tanggal Berdiri | 24 Februari 1991 |
| 4 | Alamat | Jl. R.Ronggo KG.II/ 982 Prenggan Kotagede Yogyakarta, kode pos: 55172. |
| 5 | Nomor Telepon | 085786621490 |
| 6 | Penyelenggara | Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Ummah Putri |
| 7 | Jumlah Pengelola dan Tenaga Pengajar | 55 Orang |
| 8 | Jumlah Siswa | 250 Siswi |
| 9 | Kurikulum | Pesantren/kitab |
Kegiatan Pendidikan
MDNU-Pi menyelenggarakan pendidikan berjenjang yang secara lengkap bisa ditempuh selama delapan tahun. Namun tidak berarti bahwa seluruh siswi harus menempuhnya mulai kelas awal. Hal ini karena pembagian kelas ditentukan oleh hasil placement test yang harus ditempuh oleh calon siswi di awal masuk mendaftar sebagai siswi MDNU-Pi. Selain itu, para siswi juga diberi kesempatan mengikuti ujian lompat kelas yang diselenggarakan setiap tahun sekali, yaitu pasca imtihan semester gasal.
Jenjang pendidikan di MDNU-Pi secara lengkap adalah sebagai berikut:
- I’dad (persiapan) terdiri dari satu jenjang
- Marhalah I ( Awaliyah ) terdiri dari satu jenjang (I Marhalah I).
- Marhalah II ( Wustho ) terdiri dari tiga jenjang (I Marhalah II, II Marhalah II, III Marhalah II).
- Marhalah III ( ‘Ulya ) terdiri dari tiga jenjang (I Marhalah III, II Marhalah III, III Marhalah III).
Kegiatan-kegiatan MDNU-Pi secara umum terdiri dari dua jenis: intrakurikuler dan ekstrakurikuler. Kedua kegiatan tersebut wajib diikuti oleh seluruh siswi MDNU-Pi. Kegiatan intrakurikuler merupakan kegiatan belajar mengajar harian yang dilaksanakan setiap hari kecuali hari Jumat. Durasi kegiatan belajar mengajar adalah 60 menit setiap pertemuan.
Sedangkan kegiatan ekstrakurikuler adalah kegiatan belajar tambahan yang terdiri dari: Pertama, takror. Takror adalah pertemuan untuk mengulang dan mendalami pelajaran nahwu di kelas I’dad dan Marhalah I. Kegiatan ini dilaksanakan setiap malam senin ba’da Isya’ selama satu jam. Kedua, musyawarah kitab, yaitu pertemuan untuk mengetahui sejauh mana kemampuan siswi dalam menyerap pelajaran ilmu alat (nahwu sharaf) beserta ilmu pendukung lainnya di kelas. Kitab yang digunakan dalam kajian ini antara lain (disesuaikan dengan kelasnya): Mabadi’ al-Fiqhiyyah, Durus al-Fiqhiyyah, Sulam al-Munajat, dan Fath al-Qarib. Kegiatan ini diikuti oleh siswi non marhalah III dan dilaksanakan dua kali yaitu setiap malam Ahad ba’da Maghrib dan malam Senin ba’da Isya, dengan durasi satu jam. Ketiga, sorogan kitab, yaitu halaqah yang menjadi salah satu tempat siswi marhalah III untuk mendiskusikan tema-tema yang telah ditentukan dalam kitab Fath al-Mu’in. Kegiatan sorogan juga dilaksanakan dua kali yaitu malam Ahad ba’da Magrib dan malam Senin ba’da Isya atau sesuai dengan kesepakatan antara siswi dan pengampu, Sorogan ini merupakan tempat para siswi untuk menguji kemampuan mereka membaca kitab kuning, menerjemah, memahami, sekaligus menerapkan teori-teori nahwu sharaf yang telah mereka pelajari dalam proses kegiatan belajar mengajar di kelas.

sxa5i1
I am extremely inspired with your writing skills and also with the layout for your weblog. Is this a paid topic or did you modify it yourself? Either way keep up the nice high quality writing, it is rare to see a nice weblog like this one these days!