Sambut Harlah XVI, PPKHM Salurkan 55 Paket Sembako untuk Warga Sekitar

Sumber: Panitia Harlah PPKHM XVI

YKD – Pondok Pesantren Kotagede Hidayatul Mubtadi-ien (PPKHM) menyalurkan bantuan sembako kepada warga sekitar pondok pada Senin (5/10). Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Lahir (Harlah) XVI PPKHM, sekaligus sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang tinggal di lingkungan sekitar pesantren.

Sebanyak 55 paket sembako disalurkan kepada warga melalui empat Rukun Warga (RW) di sekitar pondok. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi sebagian kebutuhan pokok sehari-hari masyarakat penerima.

Gagasan penyelenggaraan bakti sosial (baksos) ini berawal dari usulan warga dalam rapat persiapan Harlah XVI PPKHM, yakni K.H. Zainal Arifin dan Ketua RT 6, Nur Hasani. Usulan itu kemudian mendapat persetujuan dari pengasuh pondok, K.H. Munir Syafaat, sebagai tanda silaturahmi pondok dengan masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, panitia berkoordinasi dengan pihak RW untuk memperoleh data calon penerima bantuan. Data tersebut menjadi dasar pendataan warga yang akan menerima paket sembako. Selanjutnya, bantuan disalurkan melalui RW setempat untuk diteruskan kepada warga yang telah ditentukan.

Tak hanya PPKHM, lembaga lain di bawah naungan Yayasan Kotagede Darussalam (YKD) juga turut andil dalam menyukseskan kegiatan baksos ini. Beberapa lembaga seperti PP Nurul Ummah Putri, SMA Islam Darussalam, SMP Islam Darussalam, TPQ Hidayatul Mubtadi-ien, TK Nurul Ummah, dan PAUD Terpadu Salsabila Darussalam ikut serta memberikan dana. 

“Kami dari panitia mengikuti arahan dari pengasuh agar seluruh lembaga di bawah Yayasan Kotagede Darussalam dilibatkan, karena Harlah PPKHM juga menjadi Harlah untuk seluruh lembaga,” terang Hikmah Nursidik, ketua panitia Harlah kali ini.

Melalui kegiatan ini, pondok berharap hubungan dengan masyarakat sekitar dapat terus terjalin dengan baik. Baksos tidak hanya diarahkan untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok warga, tetapi juga menjadi salah satu upaya menjaga kerukunan dan kebersamaan antara pondok dengan lingkungan tempatnya berada.

“Semoga tetap rukun dan harmonis, ikut sengkuyung, ikut berkontribusi di dalam masyarakat,” ungkap Masrur Radhif, lurah PPKHM sekaligus penanggung jawab baksos kali ini.

Panitia juga merencanakan agar kegiatan baksos dapat kembali menjadi bagian dari rangkaian Harlah PPKHM pada tahun-tahun mendatang. Bentuk kegiatan sosial yang diselenggarakan nantinya dapat dikembangkan sesuai kebutuhan masyarakat, di antaranya melalui pemeriksaan kesehatan gratis atau khitan massal.

Tinggalkan Balasan