Tag: ilmu

Lentera yang Tak Padam: Tentang Ilmu yang Menghidupkan
Esai, Ilmiah

Lentera yang Tak Padam: Tentang Ilmu yang Menghidupkan

Di pesantren, kita sering melihat santri yang khusyuk beribadah, tekun mengaji, dan rajin bangun malam. Semuanya adalah gambaran ke-shalih-an yang patut diteladani. Namun, dalam khazanah keilmuan Islam, ada satu derajat yang lebih tinggi dari sekadar ke-shalih-an pribadi: derajat orang yang faqih, yakni orang yang mendalami agama dengan ilmu. "Fadhlul ‘alim ‘alal ‘abid ka fadhlil qamari ‘ala sa’iril kawakib." “Keutamaan orang alim dibanding ahli ibadah seperti keutamaan bulan atas seluruh bintang-bintang lainnya.” (HR. Abu Dawud, Tirmidzi) Nabi ﷺ menggambarkan perbedaan antara orang alim dan ahli ibadah dengan perumpamaan yang sangat indah. Bintang-bintang memang bercahaya, tapi cahayanya hanya untuk dirinya sendiri. Sementara itu, bulan memantulkan cahaya yang menerangi sekelilin...
Menggali Pemikiran Nahwu dan Sorof dalam Pesantren Salaf: Estetika Bahasa sebagai Jembatan Dakwah di Era Modern
Esai

Menggali Pemikiran Nahwu dan Sorof dalam Pesantren Salaf: Estetika Bahasa sebagai Jembatan Dakwah di Era Modern

Pict: Kitab Alfiyah Ibnu Malik (Koleksi Penulis) Di balik tradisi luhur pesantren salaf, terdapat kekayaan ilmu yang tidak hanya berfungsi untuk memahami bahasa Arab, tetapi juga membuka pintu-pintu pemahaman lebih dalam terhadap teks-teks agama yang hidup. Nahwu, sorof, dan nadhom Alfiyah bukan sekadar alat pendidikan; mereka adalah jendela yang menghubungkan santri dengan kedalaman spiritualitas dan pemahaman agama yang lebih universal. Dalam dunia yang semakin canggih ini, pemahaman mendalam tentang ketiga ilmu ini tidak hanya relevan, tetapi juga menjadi alat penting untuk memahami pesan dakwah yang lebih dinamis dan efektif. Nahwu dan Sorof: Fondasi yang Membawa Makna ke Permukaan Nahwu dan sorof lebih dari sekadar alat untuk menguasai bahasa Arab; keduanya adalah kunci untuk...
Ilmu Itu Tidak Netral
Esai

Ilmu Itu Tidak Netral

Pict: Kitab Karya KH. Hasyim Asy’ari dalam Adab al-‘Ālim wa al-Muta‘allim (Koleksi Penulis) Di suatu malam yang dingin di pondok, aku membuka kembali lembaran kitab Ta‘līm al-Muta‘allim. Di sela-sela huruf gundul yang mulai akrab, aku menemukan satu kalimat yang membuatku berhenti: “La yanalul-‘ilma birāhatil-jism” ilmu tidak bisa diperoleh dengan tubuh yang bersantai. Tapi entah kenapa malam itu aku justru terdiam bukan karena rasa lelah, tapi karena pertanyaan yang muncul diam-diam: "Ilmu yang dicari ini, arahnya ke mana?" Sejak kecil, kita diajari bahwa menuntut ilmu itu mulia. Tapi jarang yang mengajak kita berpikir bahwa ilmu itu tidak pernah benar-benar netral. Ia bukan benda mati. Ia punya arah. Ia bisa membimbing, tapi juga bisa membutakan. Lalu, kita yang sedang menuntutnya—...
Menelisik Sosok Bapak K.H. Asyhari Marzuqi Pencinta Ilmu Sejati dalam Buku “Mata Air Keikhlasan”
Berita

Menelisik Sosok Bapak K.H. Asyhari Marzuqi Pencinta Ilmu Sejati dalam Buku “Mata Air Keikhlasan”

Dalam serangkaian memperingati Haul K.H. Ashari Marzuqi ke-21, acara Sarasehan digelar pada Rabu (25/12) di Masjid Al Faruq, Pondok Pesantren Nurul Ummah Yogyakarta. Acara ini menghadirkan alumni yang tergabung dalam tim penyusun buku Mata Air Keikhlasan sebuah karya yang diterbitkan pada tahun 2009 untuk mengenang sosok Al-Maghfurlah. Buku ini tidak hanya menyajikan biografi beliau, tetapi juga menggambarkan pemikiran, ajaran, serta akhlak mulia K.H. Asyhari Marzuqi selama menjadi pengasuh. Berbagai kisah inspiratif yang digali dari pengalaman para sahabat dan santri turut menjadi sorotan. Sarasehan ini diikuti oleh seluruh santri Pondok Pesantren Nurul Ummah Yogyakarta dan Pondok Pesantren Nurul Ummah Putri Kotagede Yogyakarta, menjadikannya momentum penting untuk merefleksikan n...