Tak Hanya Tentang Nilai, tetapi Juga Kesungguhan dalam Bertanggung Jawab: Potret Evaluasi Imtihan Semester Gasal Madrasah Diniyah Nurul Ummah Putri

(Dokumentasi Media Pondok)

Jalan-jalan ke kota lama
Jangan lupa singgah membeli buku
Jika di kampus mencari gelar sarjana
Maka di madrasah kalian menata kalbu

(Pantun yang disampaikan oleh Ibu Ani Khumaeroh, Kepala Madrasah Diniyah Nurul Ummah Putri, saat menutup sambutannya)

YKD – Kamis (17/9), Madrasah Diniyah Nurul Ummah Putri merayakan keberhasilan pembelajaran kitab kuning selama satu semester dalam acara “Penerimaan Rapor Semester Gasal”. Sebelum acara dibuka, penampilan hadroh Azkiya Syakira hadir menemani para peserta dan tamu undangan. Acara dipandu oleh Ibu Rifka Nasyifatul dan Ibu Siti Solehah sebagai Master of Ceremony. Pembacaan ummul qur’an menjadi agenda pertama dalam acara ini, yang kemudian dilanjutkan oleh pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Sarah Jane. Setelahnya, para hadirin menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars PPNU-Pi yang dipandu oleh Ibu Indah Fatkhul Jannah. 

Dalam sambutannya malam itu, Ibu Ani Khumaeroh mengucapkan syukur Alhamdulillah atas terlaksananya rangkaian pembelajaran dan evaluasi pada satu semester yang lalu. Beliau menyampaikan, “Nilai bukanlah tolak ukur, melainkan sejauh mana kalian bersungguh-sungguh dalam bertanggung jawab menjadi seorang santri, siswa, dan juga anak. Sesibuk apa pun kegiatan kalian, kalian tetap keren karena masih mau meluangkan waktu untuk mengikuti diniyah.” Beliau menambahkan, “Hal ini tentu untuk mempersiapkan diri menghadapi hal besar di kemudian hari. Apa pun yang terjadi saat ini nikmati momen tersebut, karena akan kalian rindukan di hari esok.” Selain itu, beliau juga mengucapkan terima kasih kepada jajaran ustadzah dan panitia imtihan gasal karena sudah meluangkan waktunya untuk menyukseskan imtihan semester ini. 

Acara dilanjutkan dengan pembacaan SK lompat kelas yang disampaikan oleh Ibu Sofiatun Najah. Pada tes lompat kelas tahun ini, terdapat empat siswa yang berhasil menyelesaikan rangkaiannya dan dinyatakan lulus ke kelas tahap lanjut. Beberapa siswa tersebut adalah Siti Halimatus Sa’diyah dari kelas 1M1 menuju 1M2 B, Nurul Khoiriyah kelas 1M2 B menuju 2M2 B, Shahnaz Aisyah Aqila kelas 2M2 B menuju 3M2 A dan Salsabila Alvi Ramadhani kelas 2M2 B menuju 3M2 B. 

Foto Bersama Siswi Lompat Kelas dengan Kamad

Setelah pembacaan SK lompat kelas, acara ditutup dengan membaca doa kafaratul majlis bersama-sama dipandu oleh MC dan dilanjutkan dengan pengumuman juara kelas pada setiap jenjang. 

Mengenai rangkaian acara imtihan semester gasal kali ini, Ibu Rosyada Alfuada sebagai ketua panitia mengutarakan kesannya. 

“Kalian pernah makan permen nano-nano yang ‘Rame Rasanya’? Itu kesanku saat pertama kali menjadi ketua panitia. Manis, karena nggak punya jobdesc pasti. Pedas, karena nggak bisa ngontrol respons banyak orang. Terakhir, asam, karena HP tenangku tiba-tiba jadi banyak notifikasinya. Meskipun kayak nano-nano, tapi so far aman aja, sih, imtihan kali ini.”

Kesan mengenai imtihan dan pembelajaran madin (madrasah diniyah) juga disampaikan oleh murid-murid kelas 1M1 sebagai santri baru di pondok pesantren sekaligus maba di kampus.

“Meskipun terasa berat menyeimbangkan kegiatan antara kampus dan pondok, aku percaya ada keberhasilan yang menunggu di depan,” ucap salah satu santri 1M1. “Baru masuk pondok tiba-tiba ada imtihan dan belum pernah belajar kitab, alhasil dapat peringkat rendah, tapi gapapa nanti semester depan kuhajar,” ucap santri 1M1 yang lain. 

Editor:Nayla Sya

Tinggalkan Balasan