Syawalan sebagai Ruang Pendidikan Karakter: Harmoni Tiga Pusat Pendidikan dalam Kebersamaan Keluarga Besar PAUD Terpadu Salsabilla Darussalam

Syawalan sebagai Ruang Pendidikan Karakter: Harmoni Tiga Pusat Pendidikan dalam Kebersamaan Keluarga Besar PAUD Terpadu Salsabilla Darussalam

YKD – Di tengah dinginnya pagi, kehangatan justru mengalir di PP Nurul Ummah Putri. Kamis (2/4), satu per satu anak datang bersama orang tua mereka dalam acara “Syawalan Bersama Keluarga Besar PAUD Terpadu Salsabilla Darussalam.” Tidak sekadar pertemuan rutin pasca-Ramadhan, momentum ini menghadirkan ruang kebersamaan yang sarat nilai tentang pembelajaran adab oleh sang anak, orang tua yang merefleksikan perannya dan guru sebagai peneguh keteladanan diri. Nilai-nilai tersebut bersatu-padu dalam satu lingkaran pendidikan yang saling menguatkan.

Ibu Nyai Hj. Barokah sedang memberikan sambutan

Suasana hangat tersebut tampak sejak kedatangan peserta. Dengan penuh takzim, anak-anak mencium tangan guru sebagai bentuk penghormatan, sementara kehadiran Ibu Barokah Nawawi sebagai pengasuh Yayasan Kotagede Darussalam menambah kekhidmatan dalam pertemuan tersebut. Tradisi sederhana syawalan menjadi penanda bahwa nilai adab tidak hanya diajarkan, tetapi juga dihadirkan dalam praktik keseharian.

Di area Pendopo Al Khodijah, anak-anak mulai menyesuaikan diri dengan lingkungan. Sebagian berinteraksi dan bermain bersama teman-temannya, sementara yang lain duduk tenang didampingi orang tua. Kehadiran orang tua tidak berhenti sebagai pengantar, melainkan turut menjadi bagian dari ekosistem interaksi yang memperlihatkan bagaimana nilai sosial dan adab tumbuh secara alami dalam kebersamaan.

Keceriaan anak-anak di sela kegiatan

Rangkaian acara kemudian berlangsung dengan tertib. Dibuka oleh sapaan pembawa acara, kegiatan berlanjut dengan momen reflektif pada penyampaian sambutan ketua panitia, ikrar orang tua, serta dawuh pengasuh. Pada bagian ini, seluruh pihak saling menyampaikan permohonan maaf atas kekurangan dalam mendampingi proses pendidikan anak. Suasana haru dan hangat kemudian berlanjut pada musafahah sebagai simbol saling merelakan dan menguatkan kembali ikatan silaturahmi yang telah terjalin.

Ketua PAUD Terpadu Salsabilla Darussalam, Ibu Alfi, menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang pertemuan tahunan, tetapi juga sarana menyambung silaturahmi antara pengasuh, pendiri, dan orang tua siswa. Lebih dari itu, syawalan ini juga menjadi media untuk memperkenalkan budaya pesantren kepada orang tua, sekaligus menanamkan nilai adab, khususnya dalam menghormati guru sebagai bagian penting dari proses pendidikan karakter.

Dalam perspektif yang lebih luas, kegiatan ini mencerminkan praktik nyata dari konsep tiga pusat pendidikan. Pendidikan tidak hanya berlangsung di sekolah, tetapi juga hidup dalam keluarga dan masyarakat yang saling terhubung dan melengkapi (Kurniawan, 2015). Keterlibatan orang tua dalam kegiatan ini menunjukkan bahwa pendidikan karakter tidak berdiri sendiri, melainkan merupakan hasil sinergi dari tiga lingkungan utama tersebut yang berjalan beriringan dalam membentuk kepribadian anak.

Keceriaan anak-anak di sela kegiatan

Gagasan tersebut sejalan dengan pandangan KH. M. Anwar Manshur dari Pesantren Lirboyo yang menyebut bahwa keberhasilan seorang anak tidak lepas dari tiga pilar utama: kesungguhan anak dalam belajar, dukungan dan doa orang tua, serta peran guru dalam mendidik dan memberikan ilmu. Ketiganya saling berkaitan dan tidak dapat dipisahkan dalam membangun proses pendidikan yang utuh.

Pada akhirnya, syawalan ini bukan hanya tentang saling berjabat tangan dan mengucapkan maaf, melainkan tentang menghidupkan kembali kesadaran bahwa pendidikan adalah kerja bersama. Dalam setiap jabat tangan, senyum, dan interaksi yang terjalin, tersimpan pesan bahwa karakter tidak dibentuk dalam ruang yang terpisah, tetapi tumbuh dalam kebersamaan yang terjaga. Dari sinilah pendidikan menemukan maknanya: bukan sekadar transfer of knowledge (transfer ilmu), melainkan juga transfer of value (transfer nilai) untuk membentuk manusia yang utuh dalam adab, ilmu, dan relasi sosial.

Daftar Pustaka

Purwaningrum, D. (2024, 10 Januari) KH Anwar Manshur Berikan Tiga Syarat Mengaji atau Belajar Agar Mencapai Keberhasilan. Diakses pada 05 April 2026. https://www.khazanahpopuler.com/khazanah/1933717806/kh-anwar-manshur-berikan-tiga-syarat-mengaji-atau-belajar-agar-mencapai-keberhasilan

Kurniawan, M. I. (2015). Tri pusat pendidikan sebagai sarana pendidikan karakter anak sekolah dasar: Tri education center as a means of character education for elementary school children. Pedagogia: Jurnal Pendidikan, 4(1), 41–49. https://doi.org/10.21070/pedagogia.v4i1.71

Penulis : Indi Rida | Editor : Nuril

 

Tinggalkan Balasan